Oleh: faiz2009 | April 28, 2009

Kumpulan Artikel 07 Aprl 2009

Problematika Umat

Kumpulan artikel ini memuat berbagai peristiwa nyata, pemikiran dan pendapat terkait dengan permasalahan umat Islam di seluruh dunia. Fakta-fakta yang disajikan begitu apa adanya. Tidak jarang berupa fakta yang sangat memilukan.

Tragedi Poso Awal abad 21 memuat peristiwa menyakitkan umat Islam. Tragedi Poso adalah pembantaian umat Islam oleh segerombolan penjahat dengan sangat sadis. Apakah umat Islam membiarkan dirinya terus dibantai? Apakah solusinya? Hari idul fitri semestinya adalah hari berbahagia. Tetapi tidak bagi umat Islam di Ambon. Mereka diserang, diperkosa dan dicincang hingga terbunuh sesaat setelah melaksanakan shalat Ied. Apakah umat Islam membiarkan dirinya terus dibantai? Apakah solusinya? Pembantaian demi pembantaian dilakukan para penjahat terhadap umat Islam. Hingga ustadz dan semua santri di pesantren dipenggal kepalanya lalu diarak mengelilingi perkampungan. Apakah umat Islam membiarkan dirinya terus dibantai? Apakah solusinya? Pembantaian umat Islam terjadi pada saat kampanye DOM(Daerah Operasi Militer) dimulai. Saat itu juga GAM direkayasa agar mau berkompromi dengan penjajah. Lalu muncul kerusuhan demi kerusuhan. Daerah Aceh tetap tidak stabil hingga saat ini. Pembantaian pada umat Islam terus terjadi. Apakah umat Islam membiarkan dirinya terus dibantai? Apakah solusinya? Memang benar semuanya kembali pada diri umat Islam sendiri. Introspeksi diri harus dilakukan. Semuanya mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan mulai saat ini juga. Pada tataran individu memang harus begitu, tetapi bagaimana dalam tataran masyarakat dan negara? Negara Barat-kapitalis maju tidak harus menunggu setiap individunya kapitalis. Negara komunis-sosialis tegak tidak harus menunggu satu persatu rakyatnya menjadi komunis. Bahkan negara republik ini tegak tidak harus menunggu kata sepakat keluar dari masing-masing individu. Khilafah tegak tidak harus menunggu satu per satu umat Islam sepakat. Ketahuilah! bahwa kami tidak akan berhenti bekerja siang dan malam untuk menegakkan Khilafah! Ketahuilah! bahwa kami tidak akan pernah menyerah hingga kematian datang! Ketahuilah! bahwa kami tidak akan pernah berkompromi dengan para penjajah dan pengkhianat! Ketahuilah! bahwa cinta kami pada kematian melebihi cinta kalian pada kehidupan dunia! Katakan kepada amerika dan israel! bahwa umat Islam bukanlah pecundang! Umat Islam akan segera mengadili kalian! Umat Islam akan segera meraih kejayaan dan kemuliaan di bawah kekuasaan Khilafah di atas jalan kenabian! The End of Capitalism The bubble has burst. The stock market is falling down. The world economy is breaking apart. Lehman brothers, Merryl Lynch, and others may follow as the stack of property mortgage. Eventually, the Feds turn this out by injecting hard bailout to the market. Hopefully, they succeed to get away out of the crisis again. But it doesn’t appear any progressions. In fact, the capitalism principle–which is laize fair–has been broken by The fed’s bailout themselves. The bubble burst has turn the whole world down into a deep crisis. This crisis periodically began in early of 20th century, when the US economy system based on flat paper dollar rather than fix stated gold. They called it hard currency that is responsible to the world crisis today. As the time is running out, the capitalism is going down. The periodic crisis: Only A mismanagement? The fact is–as written at prior–every ten to fifteen years, the crisis occured(since 1920). No management able to prevent it. In return, it’s leading to find the basic failure in capitalism itself. In other words, capitalism is a failed system based on secularism. Secularism is a thought of revolting philosophers against the European church-emperor tyranny in 10-16th century.The main problem is that secularism seperates religion and human life apart leading to another corrupted capitalism-corporate tyranny. The Feds bailouts: The only solution? Obama’s teams still believe in billion dollar bailout bills. But the senators denied it (BBC news, feb 6th 2009). That’s a signal of failure leads away to another crisis. How can it happen again? Violence politics : Sign of state collapsion Rasanya airmata telah kering karena terus menyaksikan umat Islam menjadi korban kebiadaban tentara israel. Dada terasa sesak oleh amarah. Ingin sekali pergi berperang melawan israel.Tapi umat Islam di seluruh dunia tidak mampu berbuat banyak. Karena mereka terus dihalangi oleh para penguasanya pengkhianat. Sampai kapan muslimah diperkosa lalu dicincang hidup-hidup? Sampai kapan umat terus disiksa dan dibunuh? Sampai kapan bayi-bayi tanpa dosa dibunuh atau dibuat cacat seumur hidupnya? Sampai kapan??? SAMPAI KAPAN????? Sampai kapan saudaraku? Sampai kapan kejahatan ini terus berlangsung? Hanya ada satu solusi. KHILAFAH ! Khilafah akan melindungi umat Islam di seluruh dunia. Khilafah akan menjaga hak-hak dan kehormatan umat Islam di seluruh dunia. Khilafah akan berdiri memerangi Israel dan menghapusnya dari peta dunia. Khilafah akan membuat perdamaian terhadap orang-orang kafir mau tunduk pada aturan Islam. Khilafah akan menjadikan setiap individu sejahtera. KHILAFAH ! Fakta bahwa saat ini terjadi pembantaian terhadap bayi-bayi tanpa dosa di Gaza Palestina dilakukan tentara iblis israel dan didukung AS dan sekutunya! Fakta bahwa setiap hari terjadi pemerkosaan kepada ratusan ribu muslimah di Iraq dilakukan oleh tentara bejat AS atas nama perang melawan terorisme! Fakta bahwa setiap hari tarjadi pembantaian umat Islam di Afghanisthan dilakukan tentara setan AS dan akan ditingkatkan jumlah pasukannya oleh Obama! Fakta bahwa setiap hari aktivis Islam di Uzbekistan diburu, dipenjara dan direbus hidup-hidup hingga tewas oleh rezim Karimov atas dukungan AS dan sekutunya! Fakta bahwa setiap hari aktivis Islam di Inggris, Pakistan, dan seluruh dunia menghadapi ancaman penguasa represif selalu membuat teror dan berusaha menghancurkan kehidupan mereka! Fakta bahwa setiap hari aktivis Islam di Indonesia dibayang-bayangi upaya pembunuhan karakter dilakukan oleh antek dan cecunguk negara penjajah! Fakta bahwa setiap hari jutaan ton emas, jutaan barrel migas, jutaan ton sumber daya alam di Indonesia dirampok oleh perusahaan penjajah AS dan sekutunya di depan mata kita sendiri, sementara penguasa kita justru berselingkuh dengan mereka! Fakta bahwa setiap lima tahun sekali terjadi pesta demokrasi menelan dana triliunan rupiah di tengah kondisi umat miskin, bodoh dan menghasilkan pejabat korup dan bermoral bejat memaksakan sistem kufur disebut sebagai demokrasi–atas perintah AS dan sekutunya–terhadap umat Islam di Indonesia! Menggugat Pancasila Mereka berkata bahwa pancasila adalah ideologi berasal dari akar budaya Indonesia asli melalui ‘the founding fathers’ sebagai tokoh-tokoh pendirinya. Mereka berkata bahwa pancasila sudah final bagi NKRI karena berasal dari rumusan para pahlawan kemerdekaan Indonesia menggali nilai-nilai ‘luhur’ akar budaya Indonesia asli. Memang benar pancasila memuat sebagian istilah diambil dari akar budaya Indonesia asli, seolah-olah akar budaya Indonesia asli menjadi ‘ruh’ pancasila. Padahal ruh pancasila tidak lain adalah filsafat asing sekulerisme. Pancasila adalah kumpulan filsafat asing terdiri atas pengaruh sekulerisme, liberalisme, nasionalisme, kapitalisme, dan sosialisme. Semua fakta itu terlihat jelas, namun mereka menutup mata bahwa pancasila sebenarnya bukanlah berasal dari akar budaya Indonesia asli, melainkan dari filsafat-filsafat asing. Jika memang pancasila dipaksakan menjadi sebuah ideologi, maka pancasila adalah ideologi para penguasa pengkhianat umat, sebab mereka memangkas kalimat “kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi para pemeluknya” hanya karena tekanan minoritas tertentu mengancam akan melakukan tindakan separatis. Padahal sejatinya para penguasa pengkhianat umat itu berselingkuh dengan mereka tidak menginginkan tegaknya keadilan. Mereka itu sebenarnya tidak lain adalah kaki tangan negara-negara penjajah. Pancasila adalah ideologi benalu menghisap potensi umat Islam di Indonesia sehingga mereka menjadi lemah dan tidak berdaya. Pancasila adalah ideologi perampok merampok harta kekayaan umat Islam melalui pemerintahan dan tentaranya dengan melakukan korupsi dan kolusi. Pancasila adalah ideologi topeng penguasa zhalim menzhalimi umat Islam dan memaksa mereka untuk tunduk kepada pemerintahan kufur menjalankan aturan kufur. Pancasila seperti ideologi sampah di dalamnya terdapat makanan tercemar oleh kotoran sehingga berbahaya untuk dikonsumsi. Pancasila adalah ideologi racun berbau busuk meracuni generasi muda Islam sehingga mereka tidak mampu bangkit dan tidak akan meraih kemuliaan untuk selama-lamanya. Pancasila adalah kumpulan filsafat bisa diumpamakan sebagai campuran antara tahu(makanan) dan tahi(kotoran) menjijikkan. Tahu dan tahi dicampurkan dalam satu wadah kemudian diaduk-aduk. Tahi tersamarkan diantara tahu karena warnanya hampir serupa, tetapi bau busuknya tetap menusuk hidung. Kumpulan filsafat ini dipaksakan menjadi ideologi negara Indonesia sejak rezim orde lama, orde baru, dan orde reformasi. Bahkan di rezim orde baru, semua organisasi masyarakat harus berasas tunggal pancasila. Semua menentangnya diberangus oleh penguasa rezim orde baru. Pancasila tidak lebih dari kumpulan filsafat ‘syirik’ di dalamnya terjadi pencampuran antara haq dan bathil. Kumpulan filsafat syirik ini mengakui eksistensi Allah sebagai Tuhan Maha Esa, tetapi di sisi lain mengakui tuhan selain Allah. Kumpulan filsafat syirik ini mengakui eksistensi Allah sebagai Tuhan Maha Esa, tetapi di sisi lain menginkari kewajiban menjalankan Syariah Islam secara kaffah. Pancasila tidak lebih dari kumpulan filsafat tidak mampu memancarkan aturan kehidupannya sendiri, tetapi selalu dipengaruhi oleh ideologi lain lebih dominan. Pancasila tidak lain hanyalah topeng untuk menutupi penjajahan. Jadi, pancasila tidak layak dijadikan ideologi, bahkan tidak pantas disebut ideologi. Jelaslah bahwa pancasila telah gagal menjadi ideologi. Ideologi apakah layak dan mampu menyelesaikan problematika manusia dalam tataran individu, masyarakat, dan negara? Apakah sosialisme–dan derivatnya–yang telah terbukti gagal dan telah ambruk ditandai dengan runtuhnya Uni Sovyet pada akhir abad 20? Apakah kapitalisme–dan derivatnya–yang telah terbukti menciptakan kesenjangan ekonomi luar biasa, dan telah berhasil menciptakan kemiskinan meluas di seluruh dunia, serta telah berhasil menciptakan konflik terbesar di sepanjang sejarah manusia dengan meletusnya perang dunia I dan perang dunia II? Apakah kapitalisme telah terlihat jelas kebobrokannya, menciptakan krisis ekonomi terus berulang, dan akan runtuh dalam waktu dekat? Apakah akan membiarkan dunia berada dalam anarkisme tidak memiliki aturan apapun sehingga manusia turun derajatnya menjadi rendah dan hina, bahkan lebih rendah dan hina dari binatang buas dan hewan ternak? Satu-satunya ideologi layak dan mampu menyelesaikan setiap persoalan manusia dalam tataran individu, masyarakat dan negara hanyalah ideologi berasal dari Allah Sang Pencipta manusia dan alam semesta. Ideologi ini diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. menjadi Nabi dan Rasul terakhir. Artinya tidak ada Nabi, Rasul, atau kedua-duanya setelah Rasulullah Muhammad saw. Ideologi ini tertulis di Al-Quran dan As-Sunnah sebagai petunjuk setiap manusia, agar ia terbebas dari segala bentuk penjajahan. Penjajahan adalah penyembahan manusia kepada sesama manusia. Penjajahan adalah penyembahan manusia kepada materi. Penjajahan adalah penyembahan manusia kepada nafsu syahwat. Penjajahan adalah penyembahan manusia kepada iblis terkutuk. Penjajahan adalah penyembahan manusia kepada selain Allah. Ideologi pembebasan ini–yang membebaskan manusia dari segala bentuk penjajahan menuju penyembahan hanya kepada Allah–tidak lain adalah Islam. Islam adalah ideologi berasal dari Allah untuk dijadikan petunjuk hidup bagi setiap manusia. Ideologi Islam layak dan mampu menjawab setiap persoalan manusia dalam tataran individu, masyarakat dan negara. Hanyalah Islam satu-satunya ideologi benar dan telah tertancap kuat pada akar budaya Indonesia asli. Indonesia pernah menjadi bagian wilayah Negara Islam–yaitu Daulah Khilafah Utsmaniyyah–yang wilayahnya dicaplok satu-persatu oleh negara-negara penjajah seperti Inggris, Portugis, Belanda dan sekutunya. Pada saat pemikiran umat Islam mengalami kemunduran, akhirnya Daulah Khilafah Utsmaniyyah dihapuskan pada 1924 M oleh Inggris dan sekutunya melalui anteknya–seorang keturunan yahudi bernama Kemal Pasha–setelah ratusan tahun melakukan makar dan rekayasa jahat. Kemudian Inggris dan sekutunya membagi-bagi wilayah Daulah menjadi keratan kecil lemah. Satu-persatu wilayah tersebut diberi kemerdekaan semu diikat dengan semangat nasionalisme. Selama proses keruntuhannya, umat Islam di seluruh dunia menjadi penyebab utama keruntuhan negara, karena telah melakukan kesalahan terbesar, yakni meninggalkan ideologi Islam, mencampurkan Islam dengan filsafat kufur, dan meremehkan peranan bahasa Arab sebagai bahasa pemersatu umat Islam. Mereka mengadopsi pemikiran-pemikiran kufur seperti kapitalisme dan sosialisme, sehingga kesatuan umat Islam hancur dan runtuh. Maka tidak ada jalan lain, kecuali umat Islam harus mengambil Islam sebagai satu-satunya ideologi menjadi faktor pemersatu umat Islam di seluruh dunia. Tidak ada jalan lain, kecuali umat Islam harus menerapkan Islam sebagai satu-satunya ideologi akan membebaskan mereka dari segala bentuk penjajahan. Maka sudah sewajarnya bagi Indonesia sebagai negara memiliki jumlah umat Islam terbesar di dunia–yang ternyata adalah negara lemah karena ideologinya adalah pancasila rapuh dan hina–segera mencampakkannya dan menggantinya dengan Islam. Maka tidak ada jalan lain, kecuali umat Islam harus mencampakkan pemikiran kufur selain Islam, dan segera berjuang di jalan dakwah untuk menegakkan Syariah Islam secara kaffah dalam bingkai Daulah Khilafah Islamiyyah tegak di atas jalan kenabian. Khilafah akan menjamin penerapan Syariah Islam secara sempurna akan menghilangkan segala bentuk penjajahan di seluruh dunia. Khilafah akan memimpin dunia dengan adil, dan menumpas penguasa-penguasa korup, jahat dan zhalim. Khilafah akan mengubur dan menghancurkan sistem kufur demokrasi, menghancurkan semua ideologi kufur, menggantinya dengan sistem Islam, dan menjadikan Islam sebagai satu-satunya ideologi. Islam satu-satunya ideologi berhasil membawa umat Islam dan seluruh manusia mencapai kehidupan makmur secara merata. Terbukti selama lebih dari 1400 tahun, Islam berhasil menjadi ideologi Daulah Khilafah, sejak zaman Nabi Muhammad saw., Khulafaurrasyiddin, Umayyah, Abbassiyah, dan Utsmaniyyah. Khilafah telah berhasil menjadi pembela kehormatan muslimah, ketika mereka dianiaya tentara kafir. Namun, saat ini Khilafah itu telah runtuh. Maka menjadi kewajiban bagi umat Islam sedunia untuk membangun kembali Khilafah di atas jalan kenabian, sesuai dengan janji Allah dan Rasul-Nya di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Sebuah ironi sangat menyedihkan, ketika propinsi-propinsi dalam sebuah negara tidak memiliki manajemen akuntabilitas keuangan memadai. Artinya, daerah di dalam suatu negara tidak bisa mengoptimalkan pembangunan demi kesejahteraan rakyatnya secara merata, tetapi terus didikte oleh pemerintah pusat walaupun desentralisasi dan otonomi daerah telah dilakukan. Suatu logika sederhana; apabila pemerintah pusat korup, maka hampir dipastikan pemerintah daerah akan melakukan hal buruk juga, seperti halnya ekor mengikuti kepalanya. Korupsi anggaran keuangan di pusat dan daerah hampir mustahil diberantas di negara ideologinya lemah dan hina. Komitmen pemerintahan dan birokrasi sangat buruk, menjadi hal sudah dianggap biasa. Akhirnya, kerusakan telah menjalar ke setiap lini kehidupan tanpa kecuali. Di mana korupsi dan kolusi telah dianggap wajar dan mendapat toleransi. Kondisi ini sengaja disetting negara penjajah, agar negara jajahannya itu tidak akan pernah bangkit meraih pembebasan hakikinya. Kondisi negara tersebut dengan daerah-daerahnya luas, layaknya seperti sapi perah bisa diperas sebanyak-banyaknya demi memuaskan hawa nafsu penjajah. Penguasa-penguasa lokal di daerah tersebut tak ubahnya seperti agen dan antek penjajah menjilat penjajah dengan melakukan instruksi apapun dari penjajah kapitalis walaupun harus menipu, memeras dan merampok kekayaan rakyatnya sendiri. Penguasa lokal ini ikut melestarikan penerapan sistem kapitalisme berbasis riba dan spekulasi, padahal sistem ini telah terbukti menciptakan krisis keuangan dunia terjadi secara periodik. Institusi keuangan daerah sebagai pilar utama sistem kapitalisme di daerah-daerah pedesaan sejatinya adalah alat penghisap darah potensi rakyat berada di pedesaan dengan topeng pembangunan untuk kesejahteraan. Pembangunan hanyalah kedok untuk menutupi penjajahan gaya baru. Institusi ini menggunakan segala macam cara untuk menutupi kejahatannya, yakni dengan berusaha meraih rasa simpatik dari publik dengan bekerjasama dengan pihak tertentu atau perusahaan–profit oriented–tertentu konon bisa menyerap tenaga kerja. Institusi ini telah gagal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan diopinikannya, bahkan rakyat semakin miskin dan melarat. Anggaran segar berasal dari keringat orang-orang pedesaan kemudian malah digunakan untuk berfoya-foya oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan berbagai macam cara. Cara-cara ini telah mengalami modifikasi signifikan sehingga tidak jelas kejahatannya, namun dapat tercium bau busuknya. Tanda-tanda penyelewengan dana dari daerah adalah: pemborosan dilakukan oleh manajemen dengan menciptakan sistem outsourcing diklaim oleh mereka dapat memangkas biaya operasional, praktik-praktik kecurangan dan manipulasi tender. Selain itu, efek ditimbulkan karena praktik outsourcing adalah penindasan dilakukan terhadap para pekerja di di perusahaan outsourcing. Sebaliknya, juga terjadi manipulasi, dan praktik korupsi dilakukan perusahaan. Solusi mendasar adalah bukan terhadap daerah per daerah, tetapi harus terhadap pemerintahan pusat, sebab akar permasalahannya terdapat pada ideologi dan sistem digunakan oleh pemerintah pusat. Tidak ada cara lain kecuali mengubah pemerintahan korup menjadi pemerintahan adil. Pemerintahan ini mengubah ideologi dan sistem lemah dan hina menjadi ideologi dan sistem sempurna. Pemerintahan ini adalah Khilafah Rasyidah menjamin keadilan dan kemakmuran secara merata bagi setiap manusia berada di daerah dan di pusat. Khilafah ini terbukti secara historis mampu memimpin rakyat meliputi wilayah sangat luas dan terbentang dari Spanyol hingga Indonesia. Khilafah ini telah berhasil memimpin daerah sangat luas–walaupun dengan teknologi terbatas–mampu mengkoordinasi wilayah-wilayah bagiannya dengan sangat baik sehingga rakyat hidup di dalamnya hidup makmur secara merata. Khilafah ini terbukti berhasil menekan praktik korupsi dan kolusi, karena teladan dari para pemimpinnya shalih, dan peran koreksi dari para ulama bersama dengan rakyat. Khilafah ini berhasil mengatur keuangan pusat dan daerah, karena kekuatan ideologi dan sistem ekonominya–yakni Islam–yang bersih dari praktik riba dan spekulasi. Jadi jelaslah bahwa persoalan keuangan daerah adalah akibat langsung dari manajemen keuangan di pusat bermasalah. Sistem keuangan dipakai di pemerintah pusat selalu berbasis riba dan spekulasi, di mana hal ini adalah konsekuensi logis dari penerapan kapitalisme. Sistem kapitalisme-lah menjadi penyebab mandegnya pembangunan daerah selama di digembar-gemborkan padahal sering salah sasaran dan gagal total. Sistem ini bertanggung jawab atas hutang luar negeri berjumlah triliunan berikut bunga/riba mencekik. Sistem ini bertanggung jawab atas penjajahan gaya baru dengan hutang luar negeri sebagai alatnya. Sistem ini bertanggung jawab atas harga BBM tidak stabil dan cenderung naik dengan fantastis, sehingga menurunkan daya beli rakyat, dan menciptakan kemiskinan secara sistemik dan meluas ke pelosok-pelosok daerah. Sistem ini bertanggung jawab atas pembodohan rakyat, karena pendidikan bermutu tidak terjangkau/sangat mahal. Sistem ini bertanggung jawab atas tingginya angka kematian ibu dan bayi karena harga pelayanan rumah sakit dan obat bermutu sungguh di luar jangkauan rakyat umum. Sistem ini bertanggung jawab atas kerusakan moral dan rendahnya kualitas generasi muda karena menjamurnya tindakan hedonis seperti freesex dan konsumsi narkotika ilegal. Sistem ini bertanggung jawab atas tingginya angka kriminalitas di masyarakat luas karena kesenjangan ekonomi sangat mengerikan. Paradoks Kapitalisme Peradaban kapitalisme memang telah berhasil menciptakan kemajuan taraf ekonomi dan teknologi luar biasa di satu sisi, tetapi di sisi lain menciptakan kesenjangan ekonomi dan krisis berulang secara periodik karena kerapuhan sistem kapitalisme itu sendiri. Kapitalisme dan derivatnya bertanggung jawab atas konflik terbesar umat manusia sepanjang sejarah dengan meletusnya perang dunia I dan II mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan juta manusia dan hancurnya tatanan ekonomi dunia. Kapitalisme-lah bertanggung jawab atas rusaknya lingkungan hidup karena eksploitasi sumber daya alam sangat keterlaluan. Kapitalisme-lah telah menciptakan angka kriminalitas mengerikan, di mana setiap 6 detik terjadi pemerkosaan wanita di kota New York (Amerika Serikat) tidak lain adalah buah peradaban kapitalisme. Kapitalisme-lah telah menciptakan satu kondisi di mana orang pergi ke showroom untuk membeli mobil mewah harganya bisa mencapai Rp. 9,5 miliar per unitnya, sementara itu, di suatu tempat jaraknya hanya satu kilometer dari showroom, banyak orang mengais sampah untuk mencari sisa-sisa makanan karena kebodohan dan kemiskinannya demikian parah. Jelaslah bahwa kapitalisme adalah sistem paradoks, di mana ia telah menjanjikan kemakmuran dan kemuliaan bagi setiap manusia, tetapi faktanya ia telah menciptakan kemiskinan meluas dan menimpakan kehinaan terhadap sebagian besar umat manusia. Kapitalisme adalah sistem paradoks menciptakan kesenjangan ekonomi mengerikan, di mana 80% asset kekayaan di dunia dikuasai oleh kurang dari 10% penduduk dunia. Artinya 90% penduduk dunia memperebutkan hanya 20% dari keseluruhan asset kekayaan dunia. Kapitalisme adalah sistem paradoks menciptakan kemiskinan sangat mengerikan di mana hampir 50% penduduk dunia berada di bawah garis kemiskinan. Kapitalisme adalah sistem paradoks menciptakan pembodohan massal karena biaya pendidikan sangat mahal sehingga sulit dijangkau masyarakat. Kapitalisme adalah sistem paradoks mengakibatkan maraknya kasus kejahatan seperti perdagangan manusia, eksploitasi seksual terhadap perempuan dan anak-anak di bawah umur, dan eksploitasi keterlaluan terhadap buruh sehingga menciptakan masalah kronis perburuhan. Kapitalisme melahirkan sistem ekonomi kapitalistik menyatukan pemahaman akan keinginan dan kebutuhan manusia. Keinginan dan kebutuhan manusia ini dianggap tidak terbatas. Sedangkan sumber daya alam dianggap terbatas. Pemahaman ini menjadi penyebab keserakahan manusia keterlaluan sehingga menciptakan kerusakan lingkungan sangat parah, dan sekaligus menciptakan kesenjangan ekonomi sangat mengerikan. Kapitalisme adalah sistem paradoks nampak mulus di permukaan, tetapi buruk di dalamnya. Apa solusinya? Sistem apa layak untuk menggantikan kapitalisme sekuler? Apakah dengan sosialisme telah gagal dan runtuh? Ataukah menambal sulam kapitalisme sudah terseok-seok menuju kebangkrutannya? Ataukah ada sistem alternatif? Tidak ada jawaban, kecuali dengan menggantikan kapitalisme sekuler rusak itu dengan Islam. Hanya Islam-lah tercatat dalam sejarah menciptakan sistem ekonomi stabil sehingga berhasil menciptakan kemakmuran merata dan sekaligus menciptakan kemajuan teknologi pesat. Bahkan kemajuan teknologi hasil dari peradaban Barat kapitalis sering mereka agung-agungkan itu, ternyata banyak terinspirasi oleh kemajuan ilmu para ilmuwan muslim. Peradaban Islam ini berhasil menempatkan manusia pada tempat semestinya, di mana manusia diakui derajat kemuliaannya. Peradaban Islam layak menggantikan peradaban kapitalisme mengklaim telah berhasil memuliakan manusia dengan membuat kemajuan luar biasa di bidang ekonomi dan teknologi, tetapi ternyata telah menjerumuskan manusia ke dalam jurang kenistaan derajatnya lebih rendah dan hina daripada binatang buas dan hewan ternak. Peradaban Islam ini hanya bisa diwujudkan oleh satu institusi menjadikan Islam sebagai satu-satunya ideologi dan menjamin penerapan Islam secara kaffah. Institusi ini mencetak pemimpin amanah dan memiliki kemampuan untuk mengatur umat Islam di seluruh dunia. Institusi ini tidak lain adalah Khilafah Islamiyyah mengikuti jalan kenabian. Khilafah Islamiyyah adalah jawaban terhadap akar masalah umat manusia selama ini dijajah oleh sistem rusak kapitalisme. Khilafah ini akan mengisi kekosongan kepemimpinan umat Islam dengan melakukan koreksi terhadap Khilafah terakhir–yakni Khilafah Utsmaniyyah–yang telah diruntuhkan oleh Inggris dan sekutunya pada 1924 M. Khilafah Islamiyyah ini–yang akan segera tegak, Insya Allah–memimpin umat manusia menuju satu kondisi, di mana terciptalah kemakmuran merata dan terciptalah kemajuan teknologi pesat. Khilafah ini benar-benar berideologi Islam. Islam melahirkan sistem ekonomi Islam membedakan keinginan manusia dan kebutuhan hidup manusia. Keinginan manusia memang tidak terbatas tetapi tidak wajib dipenuhi oleh negara. Namun, kebutuhan setiap manusia ada batasnya dan wajib dipenuhi oleh negara. Adapun sumber daya alam sifatnya hampir tidak terbatas. Sistem ekonomi ini mampu menciptakan kemakmuran merata bagi setiap manusia. Hancurkan Kapitalisme ! Hancurkan Sosialisme ! Tegakkan Khilafah ! Aceh pernah menjadi wilayah Khilafah Islamiyyah. Fakta historis ini menunjukkan bahwa Aceh bisa bertahan melawan negara-negara penjajah seperti Portugis dan Belanda dengan bantuan tentara dari Khilafah Islamiyyah berpusat di Turki. Namun, setelah perang dunia kesatu dan penghancuran Khilafah Islamiyyah pada 1924 M, Aceh kehilangan pelindungnya utama. Perlawanan rakyat Aceh melawan penjajah Belanda menjadi semangat utama rakyat Aceh, walaupun Khilafah telah runtuh. Tetapi, sejak Dr. Snouck Hurgronje–seorang yahudi pura-pura masuk Islam–menghancurkan Islam dari dalam dengan ajaran sekulerismenya, maka sejak saat itulah penjajah telah berhasil melemahkan perlawanan rakyat Aceh dan membuat mereka menyimpang dari ajaran Islam benar. Akhirnya, Aceh takluk kepada penjajah Belanda tidak lama setelah peristiwa penghancuran Khilafah Islamiyyah. Setelah itu, penjajah Belanda menderita kekalahan memalukan selama perang dunia kedua. Secara otomatis, wilayah Aceh jatuh kepada kekuasaan tentara Jepang berhasil menang perang. Kemudian pada 1945 M, Jepang bertekuk lutut kepada Amerika Serikat dan sekutunya setelah bom atom dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki membunuh jutaan manusia. Peristiwa itulah mengakhiri perang dunia kedua dan sekaligus mengumumkan pemenang perang, yakni Amerika Serikat dan sekutunya berideologi kapitalis sekuler, serta Uni Sovyet dan sekutunya berideologi sosialisme komunis. Setelah saat itu, Barat dipimpin oleh AS menyusun siasat baru belum pernah digunakan oleh kekuasaan manapun di sepanjang sejarah manusia. Siasat itu adalah membuat rekayasa kemerdekaan palsu di atas dasar nasionalisme di mana seolah-olah negeri-negeri tersebut merdeka, tetapi hakikatnya mereka terpecah belah dan tetap terjajah melalui penguasa boneka mereka menjadi cecunguk para penjajah. Siasat itulah menanamkan semangat nasionalisme berhasil memecah persatuan umat Islam, meredam perlawanan mereka terhadap para penjajah kapitalis, dan sekaligus mengatasi pengaruh kekuatan komunis siap menikam mereka dari belakang. Sementara itu kekuatan komunis–yang tidak lain adalah para penjajah juga–terus membantai umat Islam di wilayah Asia Tengah dan sekitarnya. Sejak saat itulah dikenal istilah blok barat dipimpin AS kapitalis dan sekutunya, serta blok timur dipimpin Uni Sovyet komunis dan sekutunya. Adapun keadaan Islam benar-benar tidak berdaya dan terpecah belah. Sejak perselingkuhan penguasa arab saudi dengan yahudi untuk berkhianat kepada Khilafah Islam, membuat umat Islam menjadi hina dan terbelakang. Umat Islam tidak bisa membela dirinya sendiri ketika umat Islam di Palestina dibantai habis-habisan oleh zionis iblis israel. Setelah blok timur hancur–yang ditandai dengan bubarnya Uni Sovyet, dan diterapkannya aturan ekonomi kapitalistik di China dan semua negara sosialis di Amerika Selatan, serta negara-negara dunia ketiga–telah menjadikan AS dan sekutunya dengan kapitalismenya semakin leluasa untuk memangsa umat Islam agar bisa dijajah, dimurtadkan dan leluasa untuk mengeksploitasi harta kekayaan alamnya hingga habis tak bersisa. Tetapi kini pada kenyataannya, negara barat kapitalis terperosok dalam kubangan krisis ekonomi terus berulang setiap 5-10 tahun. Peristiwa itu menunjukkan fakta kepada dunia bahwa kapitalisme ternyata rapuh dan tidak layak dijadikan asas kehidupan. Peristiwa itu juga telah membuka mata dunia bahwa kapitalisme adalah sistem penjajah bobrok dan hanya menciptakan kemiskinan meluas serta menciptakan kesenjangan ekonomi mengerikan di seluruh dunia. Aceh–sejak deklarasi kemerdekaan semu 1945 M–menjadi bagian dari negara kebangsaan berdasarkan sekulerisme. Padahal sekulerisme adalah faham kufur bertolak belakang dengan Islam. Sekulerisme memisahkan aturan Islam dari kehidupan. Akhirnya Islam direduksi sehingga hanya mengurusi masalah peribadatan, sementara aturan kehidupan di bidang ekonomi dan politik diatur oleh aturan sekuler masih bersumber dari aturan kolonial penjajah Belanda. Aturan sekuler ini bertanggung jawab atas hutang luar negeri membengkak karena menggunakan sistem bunga/ribawi dan spekulasi. Sekulerisme-lah bertanggung jawab atas kemiskinan meluas di daerah-daerah. Sekulerisme-lah bertanggung jawab atas kehancuran generasi muda Islam terperosok dalam kubangan freesex, narkotika, aksi kekerasan dan kriminal. Sekulerisme-lah memaksa Aceh untuk memasuki dunia modern penuh dengan korupsi dan kezhaliman. Aceh memiliki cadangan gas alam terbesar di dunia, tetapi Aceh menempati urutan keempat untuk propinsi paling miskin. Hal ironi dan menyedihkan. Aceh dahulu adalah wilayah mulia dan perkasa karena memeluk Islam sehingga berhasil melawan dan mengusir tentara Portugis dan penjajah Belanda, kini terpuruk dan terhina karena menerapkan sistem demokrasi terbukti kufur. Aceh dahulu solid karena persatuan umat Islamnya, kini terpecah belah oleh aksi-aksi separatis GAM (Gerakan Aceh Merdeka) diselusupi antek-antek dan intelejen asing penjajah dan sekutunya sehingga berhasil membuat kebingungan, perpecahan, dan penderitaan, dan pembantaian umat Islam di Aceh akibat diterapkannya DOM (Daerah Operasi Militer) di Aceh ikut dirasakan oleh 1,5 milyar umat Islam di seluruh dunia. Apakah umat Islam di Aceh hanya diam ketika kemiskinan dan kebodohan menimpanya? Apakah Aceh hanya diam ketika harta kekayaannya dirampok penjajah di depan matanya sendiri? Apakah Aceh hanya diam, ketika Islam dicampakkan dan diganti oleh aturan kufur demokrasi sekuler? Apakah Aceh terus membiarkan akidah Islam dikotori oleh faham-faham kufur kapitalisme dan sosialisme? Apakah Aceh akan menggunakan sosialisme sudah runtuh, atau menerapkan kapitalisme sekuler terbukti gagal? Apakah Aceh membiarkan pembantaian, pembunuhan kepada umat Islam, makar para penjajah, dan gerakan separatis GAM memecah belah persatuan umat Islam? Apakah Aceh membiarkan anggaran daerahnya dihabiskan untuk pesta demokrasi melanggengkan sistem kufur dan menghasilkan pejabat serta wakil rakyat korup? Tidak ada jalan lain, kecuali umat Islam di Aceh dan di seluruh dunia harus mencampakkan sosialisme, kapitalisme dan derivatnya, meninggalkan demokrasi, mencampakkan semangat nasionalisme, membuang semangat kedaerahan, serta mengganti semua itu dengan Islam sebagai satu-satunya ideologi, satu-satunya sistem kehidupan, dan satu-satunya faktor pemersatu. Tidak ada jalan lain, kecuali harus menyerukan Islam bersama-sama Hizbut Tahrir untuk kembali pada Islam dengan menerapkan Syariah Islam secara kaffah dengan menegakkan Khilafah Islamiyyah mengikuti jalan kenabian. Khilafah ini menjadikan Islam sebagai satu-satunya ideologi. Khilafah ini menerapkan Syariah Islam secara kaffah. Khilafah ini melakukan koreksi terhadap Khilafah pendahulunya–yakni Khilafah Umayyah, Abbasiyyah, dan Utsmaniyyah–agar kembali menjalankan Islam dengan benar yaitu Khilafah diteladankan oleh Rasulullah Muhammad saw. dan Khulafaurrasyidin. Khilafah ini mendakwahkan Islam ke seluruh dunia dan memerangi semua penghalang dakwah dengan jihad fisabilillah. Khilafah ini menjadikan Islam sebagai satu-satunya ideologi mampu memberikan keadilan dan kemakmuran secara merata kepada setiap manusia dengan memanfaatkan kemajuan ilmu dan teknologi. Khilafah ini membebaskan manusia dari penjajahan–yakni penghambaan manusia kepada sesama manusia–menuju penghambaan manusia hanya kepada Allah. ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH ! TERAPKAN SYARIAH ! TEGAKKAN KHILAFAH ! ALLAHU AKBAR ! Pemilu tidak layak diadakan. Sistem demokrasi tidak layak diterapkan. Kami boikot pemilu 2009. Parpol menjanjikan perubahan signifikan di dalam parlemen Tetapi fakta menunjukkan bahwa perubahan signifikan selalu terjadi dari luar parlemen -revolusi AS 1776 -revolusi Bolshevic 1921 -revolusi Indonesia 1945, 1965, 1998 -revolusi Iran 1979 Artinya janji-janji perubahan diusung parpol hanya jargon kosong Hanya satu kunci saja untuk menegakkan Khilafah Islam !!! yakni militer !!! Khilafah perlu satuan milisi menjamin kelangsungan negara dan menjaga wilayah dan penduduknya dari agresor. Paling sedikit 100.000.000 tentara darat, laut dan udara diperlukan untuk membela Khilafah Islamiyyah. Diperlukan anggaran cukup untuk senjata, amunisi dan logistik lengkap. Diperlukan industri militer untuk memutus ketergantungan senjata kepada Barat penjajah. Diperlukan reaktor nuklir untuk bahan baku senjata dan sumber energi. Masalahnya, tentara di negeri ini taklid buta pada ideologi hina dan lemah disebut “pancasila” Mereka lebih loyal kepada pancasila daripada Islam, padahal mayoritas tentara mengaku muslim.. Semuanya rusak. Mulai dari satpam hingga direktur. Semuanya diukur berdasarkan materi. Semuanya dijadikan komersil. Hingga peraturan pun dibuat komersil. Ijin mengemudi dikomersilkan, ijin guna bangunan dikomersilkan, pendidikan dan sekolah dikomersilkan, bahkan kesehatan pun dikomersilkan. Batas-Batas Komersil Tidak ada larangan untuk berbisnis secara komersil. Tapi ada batasannya. Pendidikan, kesehatan, hukum dan perijinan tidak boleh dikomersilkan. Saya Percaya Allah Saya percaya Allah ada. Dia Maha Penyayang tidak akan membiarkan hamba-Nya berada terus dalam kemiskinan, kebodohan, dan ketertindasan. Dia akan memberikan petunjuk kepada hamba-Nya agar mengubah keadaan diri dan kaumnya dengan usaha terus menerus. Saya yakin Allah cinta hamba-Nya belajar dan bekerja keras agar keadaannya menjadi lebih baik. Saya yakin Allah sayang hamba-Nya konsisten dengan Islam sebagai satu-satunya ideologi benar bagi diri dan kaumnya. Saya yakin Allah mendengar jerit dan tangis hamba-Nya dibantai tentara kafir. Saya yakin Allah menolong hamba-Nya agar terbebas dari belenggu penjajahan dan pembantaian tentara kafir. Saya yakin Allah menempatkan para syuhada di tempat mulia. Saya percaya Allah. Sederhananya, sistem demokrasi adalah sistem mengakui bahwasanya kedaulatan di tangan rakyat. Artinya rakyat berdaulat untuk menentukan hukum dan peraturan dengan kehendaknya sendiri. Tetapi kenyataannya, kedaulatan bukan di tangan rakyat, melainkan di tangan para wakil rakyat didukung oleh para konglomerat memiliki kepentingan. Kepentingan ini tidak lain adalah untuk mengambil keuntungan materi sebanyak-banyaknya dengan segala macam cara, termasuk menipu, mengelabui, mencuri dan merampok harta kekayaan milik rakyat. Akhirnya terjadi secara umum adalah rakyat semakin melarat, sementara konglomerat berkhianat semakin kaya dan berkuasa. Para wakil rakyat ini memuluskan jalan kepada para konglomerat dan negara penjajah untuk merampok kekayaan alam milik rakyat sebanyak-banyaknya, dengan membuat undang-undang dan peraturan pemerintah isinya ternyata adalah melegalkan perampokan. Kejadian-kejadian ini tidak lain adalah bentuk penjajahan Demokrasi-lah harus bertanggung jawab atas tewasnya seorang ketua dewan perwakilan daerah dihajar ribuan massa di dalam aksi anarkisme sangat mengerikan. Demokrasi harus bertanggung jawab atas ancaman disintegrasi terhadap suatu negara. Demokrasi harus bertanggung jawab atas pemborosan uang negara berjumlah ratusan triliun rupiah demi menggelar pesta demokrasi, sementara itu rakyat negara berkubang dalam kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan. Demokrasi harus bertanggung jawab terhadap terciptanya politikus-politikus korup memanfaatkan suara rakyat untuk menumpuk harta kekayaan pribadi dan kelompoknya. Demokrasi harus bertanggung jawab terhadap penghinaan dan penodaan terhadap Islam dan umat Islam. Demokrasi adalah sistem munafik mengklaim dirinya berjasa terhadap dakwah Islam, tetapi hakikatnya, ia adalah sumber utama menyebabkan terhambatnya dakwah Islam di seluruh dunia. Demokrasi harus bertanggung jawab atas meningkatnya angka kriminalitas karena kebebasan kebablasan sebagaimana selama ini terjadi di alam demokrasi. Mereka ‘menikmati demokrasi’ walaupun mengaku muslim atau mengaku dirinya ustadz, kiai, dan alim ulama, sebenarnya telah menjerumuskan diri mereka sendiri ke dalam jurang kenistaan dan kecelakaan dengan menipu, mengelabui, bahkan merampok harta kekayaan milik rakyat mayoritasnya adalah umat Islam. Mereka tidak layak menyebut dirinya seorang muslim, apalagi mengaku ustadz, kiai, atau alim ulama. Mereka menikmati demokrasi adalah para pengkhianat umat Islam. Mereka lebih memilih sistem kufur buatan negara-negara penjajah daripada sistem Islam. Mereka mengambil istilah-istilah Islami–seperti musyawarah–untuk memaksakan Islam seolah-olah bersesuaian dengan demokrasi. Padahal Islam dan demokrasi saling bertentangan satu sama lain dan tidak mungkin dikompromikan. Islam mensyaratkan bahwa kedaulatan hanya milik Allah. Artinya berhak memutuskan hukum di tengah-tengah masyarakat dan negara hanyalah hukum berasal dari-Nya. Al-Quran, As-Sunnah, Ijma, dan Qiyas menjadi dasar hukum Islam, disebut sebagai hukum syara’. Kedaulatan harus berada di hukum syara menjadi landasan untuk mengatur manusia dengan adil, dan menumpas segala bentuk penjajahan. Kekuasaanlah berada di tangan rakyat untuk memilih pemimpin terbaik di tengah-tengah mereka agar bisa menjalankan hukum syara’ dengan benar. Rakyatlah berhak memecat pemimpin mereka–melalui mekanisme tertentu–apabila pemimpin mereka melakukan korupsi atau menyalahi hukum syara’. Masihkah berharap pada demokrasi? Pada 28 Desember 2008 terjadi serangan brutal israel terhadap umat Islam di Gaza Palestina. Sedikitnya 1000 orang tewas dan ribuan terluka parah ketika bom uranium/mikronuklir, bom fosfor, dan bom kimia ilegal diledakkan secara membabi buta. Sebagian besar masyarakat dunia mengutuk keras serangan biadab itu. Tetapi ada sebagian lain mendukungnya dengan alasan hak pembelaan diri atas nama perang melawan terorisme. Para penguasa Arab hanya diam. Mereka hanya mengadakan KTT tidak ada artinya. OKI tidak mampu berbuat apa-apa. PBB konon menjadi harapan bangsa-bangsa di dunia ternyata mengeluarkan resolusi justru melegalkan kebiadaban israel dengan topeng gencatan senjata atau perdamaian. Semua negara di dunia Islam ternyata tidak ada berani mengirimkan tentaranya untuk berperang melawan israel. inggris dan amerika serikat–yang konon pembela HAM–justru memberikan bantuan senjatanya dan sepenuhnya mendukung kebiadaban israel merupakan pelangaran berat terhadap HAM. Sementara itu para penguasa Arab dan penguasa negeri-negeri kaum muslimin pun diam saja. Semua fakta itu semakin menambah keyakinan bahwa penguasa Arab dan penguasa negeri-negeri kaum muslimin–termasuk penguasa negara ini–tidak lain adalah cecunguk israel dan amerika serikat. Sementara itu, OKI dan PBB hanyalah alat amerika serikat, inggris dan sekutunya untuk melegalkan kebiadaban israel. Kepada siapa umat Islam mencari pertolongan? Solusinya hanya satu: KHILAFAH! Negara Khilafah–yang akan tegak sebentar lagi–adalah janji Allah Maha Kuasa untuk menolong umat Islam melalui hamba-hamba-Nya perkasa. Khilafah adalah Negara Islam menjalankan ajaran Islam dengan sempurna. Ideologi negara hanyalah Islam. Segala sesuatu hal permasalahan negara akan diselesaikan menurut aturan Islam. Hanya Khilafah telah terbukti sejak 594 hingga 1924 M berhasil memimpin umat Islam dan melindungi jiwa mereka. Hanya Khilafah menjadikan umat Islam meraih kemuliaan dan disegani bangsa-bangsa lain. Hanya Khilafah telah berhasil menjamin kesejahteraan setiap individu. Hanya Khilafah berhasil membuat masyarakat dunia menjadi adil dan makmur. Hanya Khilafah membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesama manusia menuju penghambaan hanya kepada Allah. Pemerintah mengaku sudah tidak mampu memberikan subsidi bahan bakar minyak kepada rakyat, akibatnya harga minyak tanah, premium, gas dan sejenisnya akan naik Pemerintah harus menyesuaikan harga minyak karena harga minyak dunia terus mengalami fluktuasi tajam Faktanya Indonesia adalah satu dari penghasil migas terbesar di dunia Padahal pemerintah mengambil minyak bumi melimpah dari bumi Indonesia dengan GRATIS Biaya / ongkos produksi pengolahan minyak bumi menjadi premium adalah 10 dollar AS per barel (Kwik Kian Gie, TVOne 11032009). Artinya ongkos produksi paling mahal 1000 rupiah per liternya. Tidak pernah ada subsidi untuk rakyat Pemerintah menipu rakyatnya Pertamina sebagai BUMN hanya menguasai 10 % cadangan minyak bumi di Indonesia. 90 % migas dikuasai perusahaan asing dan profitnya tentu diambil semuanya oleh mereka pemerintah dan kroninya dapat 10 % rakyat dapat 0 % Kostitusi negara ini / UUD45 pasal 33 ayat 1 menyatakan bahwa bumi, air dan kekayaan alam terkandung, milik negara dan diolah untuk kepentingan rakyat Faktanya pengolahan migas 90 % diolah perusahaan swasta asing berorientasi profit bukan untuk rakyat Rakyat harus membayar mahal bahan bakar migas jauh melebihi ongkos operasionalnya Rakyat harus membeli bahan bakar minyak dengan harga dunia tinggi sedangkan pendapatan rata-ratanya rendah UUD45 tidak berdaya sama sekali Konstitusi ini tidak layak diterapkan. Banyak terdapat pasal multi-interpretasi sehingga mudah dimanipulasi konstitusi sekuler ini kufur karena memisahkan aturan Islam dari kehidupan Rakyat dipaksa untuk bungkam Rakyat tidak bisa melawan Rakyat tidak bisa berbuat apapun juga Pemuda dimatikan fungsi akal sehatnya dengan cara mencekoki mereka dengan pancasila, freesex, musik, hiburan dan narkoba agar mereka tidak pernah melawan Pemuda dikasih permen dan cewek saja supaya tidak berontak Pemuda disibukkan saja dengan tender curang dan pekerjaan murahan agar mereka tidak pernah melawan Apakah namanya ini jika bukan penjajahan? Rakyat mayoritas jadi korban adalah umat Islam tidak berguna jumlah besar itu sama sekali Faktanya umat Islam mayoritas ini terus dijajah oleh golongan minoritas pemilik modal sekuler umat Islam diadu domba dengan umat kristen protestan, katolik dan hindu pemuda Islam dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi miskin, lemah dan bodoh Dan makar para penjajah berhasil Makar kaum kafirin berhasil Makar kaum sekuler berhasil Tapi ingat, bahwa makar Allah subhanahu wata’ala akan membalas mereka Satu kata untuk perubahan: REVOLUSI ISLAM ! ganti konstitusi UUD45 dengan Konstitusi Islam ! ganti manusia korup dengan hamba Allah pilihan ! ganti sistem demokrasi dengan Islam ! ganti negara kebangsaan buruk ini dengan Khilafah Islamiyyah ! perangi mereka membangkang dan melawan ! perangi mereka berkhianat ! pertolongan Allah segera datang ! ALLAHU AKBAR ! Setelah mengamati putaran kampanye parpol (partai-partai politik), penulis tidak melihat satu pun parpol layak untuk dipercaya dan dipilih. Mengapa? Pertama, semua parpol mengobral janji untuk menyejahterakan rakyat, namun tidak ada memiliki konsep rasional dan kemampuan cukup untuk mewujudkannya. Kedua, semua parpol berbicara pada perbaikan pada tataran teknis. Tetapi tidak ada membahas kerusakan pada tataran ideologis menimpa umat ini. Memang ada satu dua parpol menyinggung tataran ideologis, namun mereka tetap tidak mampu memberikan solusi. Hanya ada satu perasaan umat ketika menghadapi janji-janji parpol. Muak! Setelah sekian lama kejadian ini berulang terus selama puluhan tahun, parpol dan sistem demokrasinya dengan janji-janji manisnya ternyata tidak ada menjadi kenyataan. Parpol gagal menuntaskan masalah umat, tetapi justru menimpakan masalah baru semakin rumit. Kampanye parpol gagal meyakinkan umat, karena fakta bahwa selama puluhan tahun mereka gagal menyelesaikan masalah umat. Alih-alih memberikan solusi, mereka justru kerap melakukan tindak kecurangan dan korupsi. Umat Islam sebagai mayoritas penduduk terus menerus dipaksakan hidup di dalam suatu sistem membingungkan dan menambah masalah kepada mereka. Sistem ini begitu boros dan menguras habis anggaran negara di pusat dan daerah. Sistem ini disebut sebagai sistem demokrasi sangat mahal dan tidak menjanjikan kemakmuran merata bagi rakyat. Sistem ini menciptakan peluang terjadinya konflik bersenjata dan perang saudara. Tetapi sistem ini justru diterapkan dengan paksa. Demokrasi dipropagandakan secara masif oleh Amerika Serikat. AS mengklaim, bahwa negara ini harus menerapkan demokrasi agar menjadi negara maju dan makmur. Tetapi fakta menunjukkan bahwa negara-negara maju dan kaya di dunia tidak selalu menggunakan demokrasi. Jepang dan Arab Saudi ternyata tidak menggunakan sistem ini. China–sebagai negara industri maju–bahkan dengan tegas menolak demokrasi. Terungkaplah bahwa demokrasi bukanlah jalan menuju kemajuan. Demokrasi tidak identik dengan kemakmuran. Tetapi anehnya, di sini lebih dari separuh rakyatnya miskin dan terbelakang, penguasanya justru memilih untuk menghamburkan anggaran triliunan rupiah untuk memprioritaskan demokrasi, daripada anggaran untuk pembangunan dan perbaikan langsung terhadap infrastruktur pangan, kesehatan dan pendidikan rakyat. Sebuah hal sangat ironis. BOIKOT PEMILU 2009 ! Hancurkan Sistem Demokrasi ! Terapkan Sistem Islam ! Indonesia adalah daerah memiliki kandungan geothermal/panas bumi terbesar di dunia. Lebih dari 40% cadangan geothermal ada tersebar di kepulauan Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Irian. Namun besarnya cadangan geothermal sebagai sumber energi sebagian besar tidak diperhatikan. Bahkan di Kamojang Garut, Jawa Barat, kandungan geothermal 90% dikuasai perusahaan asing (Chevron). Sedangkan PTP Kamojang sebagai BUMN hanya mendapat 10%. Adapun penduduk setempat mendapat 0%. Ironis. Penduduk di sekitar perusahaan lebih dari 60% ternyata hidup di garis kemiskinan dan berpendidikan sangat rendah. Birokrasi buruk, pemerintahan daerah korup dan aparat tidak kompeten semakin memperburuk keadaan. Pada 2006, demonstrasi terjadi untuk menurunkan bupati Garut. Demonstrasi ini berhasil mencabut sang bupati dari tampuk kekuasaannya. Bupati ini dinilai sangat korup, karena ia mengangkat pejabat dan pegawai pemerintahan dari keluarga atau kroninya sendiri. Padahal banyak diantara mereka tidak mampu bekerja dengan optimal karena tidak memiliki skill memadai. Berita ini ternyata tenggelam dan tidak mendapat perhatian media massa dan publik. Bahkan pemerintah pusat sama sekali tidak memberikan tanggapan dan perhatian terhadap kejadian ini. Setelah tiga tahun belalu, kasus ini sengaja dilupakan. Banyak kejadian serupa terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Namun solusi seharusnya diberikan oleh pemerintah, ternyata tidak ada satu pun mampu menuntaskan masalah pada akarnya secara total. Solusi diberikan hanya bersifat meredam gejolak. Cadangan geothermal di Kamojang Garut bisa men-supply energi kepada PLN sehingga pasokan listrik untuk seluruh wilayah Jawa Barat dan Banten dapat cukup terpenuhi. Namun faktanya, energi ini dirampok asing. Pemerintah tidak mampu berbuat hal signifikan Rakyat semakin bodoh dan melarat HIJI JEBLAG TENDET TARIK TOMPLOK LIWAT GILES POTONG ASUP SAPULUH Korupsi Semakin Menggila Ada sebuah pertunjukan menarik pada sebuah stasiun TV mendeskripsikan korupsi di negeri ini sehingga meraih juara pertama se-Asia pada 2004, 2005, 2006 dan 2007. Tetapi kemudian menjadi urutan ke-3 pada 2008. Lalu digambarkan karakter seorang koruptor dalam bentuk kartun menangis sedih karena tidak lagi menjadi juara pertama korupsi. Pertunjukan ini–walaupun kekanak-kanakan–sebenarnya menohok buruknya kinerja pemerintah dan perwakilan rakyat terbukti dengan tingginya angka korupsi. Masyarakat sudah terlalu jenuh melihat dan mendengar perilaku buruk elit politik bekerja di pemerintahan dan dewan perwakilan tersebut. Korupsi menjadi sebuah kebanggaan. Seakan-akan kekayaan hanya bisa diperoleh dengan instan dan mudah melalui tindakan terkutuk itu. Akibatnya, bukan hanya satu atau dua orang dirugikan, tapi jutaan orang sangat dirugikan. Anggaran seharusnya digunakan untuk rakyat, ternyata dirampok oleh orang-orang serakah. Orang-orang itu ternyata banyak duduk di instansi pemerintahan dan perwakilan rakyat. Pemerintah dan perwakilan rakyat korup ternyata dihasilkan oleh parpol-parpol pragmatis. Ironisnya, semua parpol berlaga di pemilu berpikiran pragmatis. Mereka hanya memikirkan kepentingan sesaat dan keuntungan materi sebanyak-banyaknya. Mereka mengumbar janji-janji manis kepada rakyat di tengah krisis ekonomi. Ketika terjadi gelombang PHK besar-besaran semakin menambah kesengsaraan rakyat, parpol malah menghamburkan anggaran triliunan rupiah untuk kampanye, iklan politik di berbagai media, dan arak-arakan massa sering menimbulkan kerusuhan. Kaidah Kausalitas “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sebuah kaum, sehingga mereka mengubah diri mereka sendiri” (Al-Quran). Manusia harus bekerja keras untuk mengubah keadaan diri dan kaumnya agar terbebas dari kondisi buruk menuju kondisi baik. Baik dan buruknya suatu kondisi seharusnya ditentukan oleh hukum syara, namun saat ini hukum thagutlah dipakai untuk menentukan baik atau buruknya kondisi. ini menjadi pangkal masalah menimpa manusia, khususnya kaum muslim berjumlah 1,5 milyar di seluruh dunia. Hukum berlaku untuk mereka adalah hukum selain hukum syara. Saat ini, tidak ada satu pun negeri kaum muslim menjalankan hukum syara dengan kaffah. Padahal Allah mewajibkan kaum muslim untuk menjalankan Islam dengan kaffah melalui penerapan hukum syara dalam kehidupan. Memang ada negeri kaum muslim menjalankan hukum syara, misalnya Arab Saudi. Namun ternyata banyak sekali penyimpangan dan pelanggaran dilakukan oleh negara tersebut, misalnya diterapkannya sistem kerajaan dan putra mahkota menggantikan sistem Islam–yakni baiat. Bahkan, negara itu menghilangkan sebagian dari hukum syara, misalnya menghilangkan kewajiban jihad untuk memerangi kafir harbi fi’lan seperti Israel dan Amerika Serikat. Ironisnya, rezim itu justru terbukti bersekongkol dengan Amerika Serikat dan Israel dengan membiarkan umat Islam di Palestina dibantai habis-habisan oleh zionis Israel dan didukung penuh oleh Amerika Serikat. Rezim itu menangkap dan menyiksa para ulama membuat fatwa jihad dan menentang kezhaliman rezim tersebut. Rezim itu memaksa ulama untuk membuat fatwa mengharamkan demonstrasi menentang kebiadaban zionis, bahkan menghilangkan aktivitas jihad dalam arti perang fisik untuk melawan kafir harbi. Negara Islam memiliki karakteristik khas. Politik negara ada dua, yaitu dakwah dan jihad. Hukum negara hanya berasal dari sumber hukum syara yaitu Quran, Sunnah, Ijma dan Qiyas. Negara memiliki sifat ekspansif untuk menghilangkan semua bentuk kesyirikan dan kekufuran di seluruh dunia. Atas alasan ini negara menjalankan aktivitasnya. Wilayah kekuasaan negara terus bertambah melalui futuhat atau penaklukan motivasinya adalah Islam–bukan materi. Itulah penyebab terciptanya kemakmuran merata di wilayah penaklukan. Namun saat ini, tidak ada satu pun negara-negara kaum muslim memiliki sifat dan karakteristik ini. Negara-negara kaum muslim berdiri di atas dasar kebangsaan–bukan Islam–yang menyebabkan perpecahan di tubuh umat Islam. Bahkan penguasa mereka menjadi antek dan pengikut negara-negara kuat beridelogi kapitalisme atau sosialisme. Sosialisme telah lama menindas, menjajah, menyiksa, dan membunuh jutaan kaum muslim di Asia Tengah dan seluruh dunia adalah musuh utama Islam dan kaum muslim. Setelah keruntuhan sosialisme, maka dunia Islam sepenuhnya dikendalikan oleh kekuatan kapitalisme-imperialis berciri khas menjajah dengan mengeksploitasi sumber energi di negeri kaum muslim demi mengeruk profit atau materi sebanyak-banyaknya untuk memuaskan nafsu syahwat para kapitalis. Itulah penyebab terjadinya konflik, perang saudara terus menerus, kesenjangan ekonomi mengerikan dan kemiskinan meluas di negeri-negeri kaum muslim. Kaum muslim tanpa negara Islam kehilangan harga diri (izzah), dan bahkan seluruh kehidupannya. Negara Islam terakhir diruntuhkan oleh Inggris, zionis dan antek-anteknya di awal abad 20. Setelah itu, maka dengan resmi kaum muslim terpecah dan hidup di negara-negara kebangsaan sekular. Saat ini, kaum muslim tetap terjajah di dalam negara-negara tersebut didikte oleh AS, zionis Israel dan sekutunya. Kapankah kita, kaum muslim terbebas dari penjajahan ini? Menurut Allah tertulis di Al-Quran, takkan ada perubahan tanpa kerja keras. Kerja keras kaum muslim menginginkan tegaknya kembali Negara Islam–melalui dakwah dicontohkan Rasulullah SAW–akan segera mengubah kondisi kaum muslim sekarang ini sehingga kita terbebas dari penjajahan menuju kemerdekaan hakiki berdasarkan Islam. ini disebut dengan kaidah kausalitas. Kaum muslim tidak cukup hanya berdoa agar Negara Islam segera tegak. Kaum muslim tidak boleh hanya pasrah akan nasibnya dengan alasan takdir. Alasan ini jelas salah dan dibuat-buat untuk melegitimasi sebuah kemalasan kemudian dieksploitasi oleh kaum penjajah. Kaum muslim senantiasa bergerak dan bekerja keras untuk mengubah dirinya sehingga pertolongan Allah segera datang. Negara Islam akan segara tegak untuk menumpas kejahatan dilakukan oleh kaum penjajah dan sekutunya. Kaidah kausalitas adalah ketentuan akan hubungan sebab-akibat di setiap kejadian. Kemunduran kaum muslim tidak bisa dipisahkan dari hubungan sebab-akibat ini. Kaum muslim meninggalkan ajaran Islam dan mengadopsi ajaran dan pemikiran kufur. ini sebab kemunduran kaum muslim mengakibatkan terjadinya tragedi penjajahan menimpa kita sebagai kaum muslim. Kaum muslim berjumlah besar ternyata tidak mampu memberikan perlawanan signifikan kepada tentara zionis israel berjumlah sedikit. Negera-negara Arab notabene berpenduduk muslim terbanyak ternyata mandul menghadapi kejahatan negara zionis tersebut. Bahkan penguasa kaum muslim justru memihak kepada negara itu. Hal ini menjadi fakta bahwa kemerdekaan diklaim oleh negeri-negeri kaum muslim tersebut adalah palsu. Kaidah kausalitas mengajarkan kaum muslim akan kekuatan perbuatan nyata dan signifikan untuk mengubah suatu kondisi dengan tidak meninggalkan doa dan tawakal kepada Allah. Saya Tidak Percaya Pancasila Pancasila dipaksakan menjadi ideologi negara ini. Padahal pancasila tidak layak menjadi ideologi. Ideologi layak harus mampu memancarkan konstitusi, di mana pokok-pokok pikirannya murni berasal dari ideologi itu sendiri. Faktanya, konstitusi negara ini disebut UUD45 ternyata multi-ideologis, sebab berasal dari tiga ideologi besar dan derivatnya. Islam–tidak bisa dibantah–menjadi satu inspirasi pokok pikiran menjadi landasan UUD45. Tapi celakanya, kapitalisme sekuler dan sosialis demokrat berseberangan arah dengan Islam justru mendominasi konstitusi ini sebagai sebuah bentuk kompromi politik. Tidak bisa dibantah lagi bahwa pancasila telah gagal menjadi sebuah ideologi sesungguhnya, karena di dalam pancasila berisi konsep-konsep kontradiktif. Artinya pancasila adalah produk dari multi-ideologi saling bertentangan. Anehnya, ideologi saling bertentangan ini dipaksakan bercampur dalam satu bentuk buah pemikiran dinamakan pancasila. Kemudian, produk pemikiran ini dipaksakan menjadi sebuah ideologi negara. Konsekuensi logisnya, penerapan pancasila tidak akan pernah terlaksana karena banyak terdapat kontradiksi. Akhirnya terjadi di kehidupan sehari-hari adalah penerapan aturan tidak jelas, tidak konsisten dan tidak mempu memberikan kemajuan. Jika pancasila dianggap layak disebut ideologi, maka seharusnya ada sistem ekonomi pancasila beserta aturan, perundang-undangan dan penerapannya khas dan konsisten. Namun kenyataannya saat ini, sistem ekonomi diterapkan di negara ini tidak lain adalah sistem bercorak kapitalistik berbasis bunga dan spekulasi. Bahkan pada rezim Orla, sistem ekonomi bercorak sosialis-komunis menjerumuskan rakyat ke dalam kehancuran. Satu contoh saja–yakni sisi sistem ekonomi–cukup menjadi argumen bahwa pancasila sudah tumbang, sebab ia tidak mampu menjelaskan, apalagi menerapkan seperti apa bentuk konkrit pancasila. Satu-satunya alasan mengapa pancasila masih disebut-sebut dan dianggap sebagai ideologi negara ini adalah karena militer dengan buta memaksakan pancasila tanpa berfikir dengan akal sehat, tapi hanya mengikuti instruksi dari atasan mereka. Mereka menempatkan otak pada lutut bukan pada kepala mereka. ini satu-satunya alasan mengapa pancasila masih dianggap sebagai ideologi negara ini, walaupun pancasila sudah terbukti tidak mampu membawa negara ini ke arah kemajuan sejati. Rakyat negara ini begitu takut untuk melawan tirani kaum militer memaksakan ideologi rusak ini. Tirani kaum militer-lah menindas rakyat/bangsa/masyarakat/penduduk di negara ini sehingga begitu takut untuk membuang pancasila ke tempat pembuangan sampah. Padahal pancasila sangat layak berada di tempat pembuangan sampah, karena ia tidak berguna sama sekali bagi rakyat di negara ini menginginkan perubahan untuk kemajuan. Saya tidak percaya pancasila. Saya tidak mau menerapkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan saya menolak pancasila menjadi ideologi negara ini. Saya tidak akan pernah menerima pancasila hanya menjadi kedok untuk melanggengkan penjajahan. Saya menyerukan kepada seluruh rakyat di negara ini agar menolak pancasila dan menolak segala bentuk penjajahan serta penindasan. DACHI FUDO KIBA ZEN KUTSU KO KUTSU SANCHIN NEKO ASHI TSURU ASHI UKE SHUTO UDE UCHI JODAN GEDAN BARAI TSUKI CUDAN JODAN GEDAN KOMIKAME URAKEN SHUTO UCHI GYAKU OI GERI MAE JODAN GEDAN MAWASHI USHIRO YHOKO KIKOME Tidak bisa dipungkiri bahwa penguasa riil negara ini adalah para pemilik modal mengendalikan militer, aparatur negara dan politisi sehingga bisa bertindak sesukanya. Jelas sekali bahwa industri militer memerlukan dukungan finansial sangat besar. Konsekuensi logisnya, mereka harus mencari sumber anggaran dan daerah pemasaran untuk menjual produk senjata mereka sehingga memberikan profit. Pabrik mereka harus terus beroperasi. Dari s ini terjadi hubungan antara para pemilik modal dan industri militer sangat berpengaruh terhadap kebijakan militer, aparat negara dan politisi sejumlah negara di dunia. Ada Apa di Balik Kedatangan Menlu AS Hillary Clinton ke Indonesia pada Februari 2009? AS sebagai negara kapitalis memiliki metode baku, yaitu penjajahan. Penjajahan adalah merampok kekayaan negara jajahannya dengan segala macam cara. Penjajahan ini mengalami perubahan bentuk sehingga tidak tampak jelas kejahatannya. Tetapi, walaupun ditutupi dan disamarkan, tetap tercium bau busuknya. Menlu AS Hillary Clinton membawa agenda AS ke Indonesia tidak lain adalah agenda penjajahan! Berapa banyak lagi sumber daya alam–seperti minyak bumi dan gas alam merupakan kepemilikan umum–akan dirampok AS dan sekutunya. Padahal kepemilikan umum itu milik umat Islam–sebagai penduduk mayoritas negeri ini–yang harus dikelola negara untuk memenuhi kebutuhan umat. Allah menyerukan agar umat Islam mengubah nasibnya sendiri, sesuai dengan Al-Quran Surat Arra’du ayat 11. Rasulullah memerintahkan umat Islam melalui penguasanya agar hasil kepemilikan umum diperuntukkan bagi umat Islam seluruhnya, bukan untuk pribadi, swasta atau perusahaan, apalagi perusahaan asing. Tetapi fakta menunjukkan bahwa hampir seluruh hasil kepemilikan umum diangkut ke AS melalui perusahaan-perusahaannya seperti Chevron, Exxon, dan Freeport. Sementara umat Islam di negeri ini–sebagai pihak berhak mendapatkan hasil dari kepemilikan umum–ternyata tidak mendapat apa-apa, kecuali harus membayar pajak untuk mencicil hutang negara. Sampai kapan umat Islam–sebagai penduduk mayoritas negeri ini–akan menderita kezhaliman, kebodohan, kemiskinan, dan kelaparan? Sampai kapan umat ini ditimpa musibah besar karena penguasanya bertindak zhalim? Sampai kapan umat ini rela dipimpin dengan paksa oleh penguasa sebenarnya adalah cecunguk AS dan sekutunya? Sampai kapan umat ini tidak mampu berbuat apapun ketika harta miliknya dirampok dan dirampas oleh negara penjajah dan sekutunya? Sampai kapan umat ini harus bersabar ketika dipaksa tunduk pada aturan dan sistem kufur? Jelaslah semuanya, bahwa umat Islam harus menolak kedatangan menlu AS dan agenda penjajahannya. Umat Islam harus kembali menerapkan Al-Quran dan As-Sunnah agar umat ini meraih kemuliaannya sebagai umat terbaik. Kuntum khoiru ummatin ukhrijat linnas! Tidak ada jalan lain bagi umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia berjumlah 1,5 milyar manusia, kecuali bersatu bersama Hizbut Tahrir untuk menegakkan Khilafah di atas jalan kenabian akan menjamin tegaknya aturan Islam secara sempurna dan menghilangkan semua bentuk penjajahan di seluruh dunia! Maka teriaklah lantang! Teriaklah keras! Teriaklah! Tolak Hillary Clinton! Tolak agenda penjajahan! Hancurkan kapitalisme! Hancurkan penjajahan! Tegakkan Syariah dan Khilafah! ALLAHU AKBAR! Manajemen Konflik Sebuah perusahaan terdiri atas kumpulan individu saling berinteraksi sehingga menciptakan peluang terjadinya konflik. Pola komunikasi dan pengaturan job description buruk akan menambah peluang terjadinya konflik horizontal dan vertikal. Konflik horizontal adalah konflik antar individu berada dalam satu level atau berada dalam jabatan dan kedudukan sepadan. Sedangkan konflik vertikal adalah konflik terjadi antara individu atau kelompok pada satu level dengan level berada di atasnya. Konflik menciptakan perpecahan di dalam perusahaan menurunkan performanya. Hal ini harus dicegah, agar perusahaan tetap dalam performa optimal. Pertanyaannya adalah, bagaimana langkah-langkah bisa dilakukan manajemen perusahaan agar konflik dapat dicegah dengan efektif? 1. Kepemimpinan “Good leadership is not born, but it is built.” Kepemimpinan bagus tercipta melalui proses pembinaan. Individu berhasil menjadi pemimpin efektif bisa memengaruhi bawahannya, rekannya, bahkan atasannya dalam setiap kondisi. Seorang pemimpin efektif adalah seorang pendengar baik dan mengambil hal positif dalam kondisi apapun. Pemimpin bagus adalah seseorang menunjukkan sikap konsisten dengan perkataannya. Dia menjadi atasan perintahnya akan dipatuhi oleh bawahannya tanpa menciptakan benih-benih konflik. 2. Kejujuran Orang tidak akan pernah dipercaya rekan bisnisnya, jika reputasi kejujurannya buruk. Satu kejadian destruktif disebabkan oleh kebohongan. Konflik buruk di sebuah perusahaan sering disebabkan oleh kebohongan terakumulasi. “Tell the truth, although it is bitter!” Kejujuran menyelamatkan reputasi sebuah perusahaan. Penghargaan tinggi diberikan kepada seseorang perbuatannya baik dan sesuai dengan perkataannya. Kejujuran mendukung komunikasi menjadi lebih efektif. 3. Ketulusan Usahakan bekerja dengan tulus dalam kondisi apapun. Tersenyumlah dengan tulus atau tidak sama sekali. Maafkanlah rekan, bawahan dan atasan menciptakan ketidaknyamanan dan konflik. Mereka adalah manusia mungkin berbuat keliru. Bekerja dengan tulus akan membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan. Maafkan mereka dan tersenyumlah! Buatlah koreksi dan perbaikan efektif! Last but not least, tulisan ini untuk memandu perbuatan konkrit. Lakukan sekuat tenaga, dan buatlah perubahan menuju kemajuan! Budak Teknologi Seseorang berkata bahwa dirinya bangga jika disebut sebagai budak teknologi. Padahal teknologi hanyalah hasil akal manusia. Penyembahan terhadap teknologi adalah hal sangat absurd. Manusia bangga sebagai budak teknologi sebenarnya sangat bodoh walaupun mereka pandai merekayasa teknologi. Mereka menyembah teknologi memiliki sifat-sifat khas. Mereka mementingkan teknologi di atas segalanya. Mereka mengabaikan segala sesuatu selain teknologi. Bahkan mereka mengabaikan Allah dan Islam. Mereka menganggap Islam sama saja seperti agama lainnya hanya berisi omong kosong. Mereka meragukan keberadaan Allah telah menciptakan akal manusia. Mereka sekumpulan manusia sombong menganggap teknologi adalah segala-galanya. Umar bin Khattab pernah menjadi budak roti buatannya sendiri. Umar menyembah roti berbentuk patung itu dan menjadikannya tuhan. Ketika dia lapar, roti tersebut habis dilahap oleh dirinya sendiri. Sebuah kebodohan nyata. Kejadian ini sering membuat Umar tertawa setelah memeluk Islam. Kejadian terjadi seribu lima ratus tahun lalu ini ternyata terulang kembali. Manusia mengklaim diri mereka adalah manusia modern. Tetapi mereka menyembah harta, kedudukan, teknologi, bahkan menyembah sesama manusia (artis, atlit sepakbola, tokoh, dll.) Para ulama menyebutnya sebagai zaman jahiliyyah modern. Artinya sekarang ini zaman teknologi modern, tetapi perilaku dan pemahaman manusia kembali ke zaman kebodohan. Kebodohan paling buruk adalah menyembah tuhan selain Allah. Manusia menyembah teknologi tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan hakiki. Teknologi mereka sembah tidak akan menyelamatkan mereka dari kematian. Mereka mungkin mengakui keberadaan Allah, tetapi mengingkari perintah-Nya. Manusia seperti ini menerima sebagian Syariah Islam, tetapi menolak seluruhnya. Mereka mengabaikan seruan untuk menegakkan Khilafah, bahkan memusuhinya. Mereka selalu beralasan sibuk atau tidak ada waktu untuk itu. Allah menegaskan dalam Al-Quran, bahwa orang semacam itu tidak akan pernah menerima petunjuk dari-Nya walaupun berbagai macam upaya dakwah ditujukan kepada mereka dengan terus menerus. Semoga Allah melindungi orang-orang bertauhid kepada-Nya dari kejahatan mereka mempersekutukan-Nya. Paus Benedictus Mengusulkan Islam sebagai Solusi Paus Benedictus–seorang pimpinan umum jemaat Katolik berpusat di Vatikan–mengeluarkan statement mencela keserakahan para banker di Amerika dan Eropa. Banker tersebut menjalankan sistem ekonomi kapitalisme berbasis bunga dan spekulasi secara brutal. Selanjutnya ia juga mencela sistem kapitalisme global menjadi pemicu akumulasi praktik bunga, spekulasi, dan sektor non-riil sehingga menyebabkan terjadinya krisis ekonomi global. Sistem ekonomi Islam dianggap sebagai solusi mampu memecahkan persoalan ekonomi dunia. Selanjutnya, paus menganjurkan para ekonom dunia agar menerapkan sistem ekonomi Islam berbasis sektor riil, mencampakkan aktivitas sektor non-riil, bunga, dan spekulasi. Islam dengan tegas melarang semua praktik bunga(riba), spekulasi(judi), dan kegiatan ekonomi sektor non-riil. Semua larangan ini bukanlah manifestasi pengekangan kreativitas manusia. Semuanya justru untuk menyelamatkan manusia dari kehancuran. Buktinya, Islamic bank (bank Islam) ternyata mampu bertahan dari krisis global walaupun belum semua aturan Islam diterapkan. Statement paus seharusnya memacu umat Islam agar menjalankan Syariah Islam dengan sempurna. Tidak hanya cukup di sektor perbankan dan ekonomi, tetapi di semua sektor kehidupan. Statement ini juga harus diwaspadai oleh kaum muslim, sebab Allah telah mengingatkan kita di dalam Al-Quran bahwa kaum nasrani–termasuk katolik–dan yahudi tidak akan pernah senang dan gembira, kecuali kaum muslim mengikuti millah atau sistem kehidupan mereka. Artinya tidak mungkin mereka membela kaum muslim, apalagi membela Islam dan sistem kehidupannya. Paus berdusta? Wallahu a’lam…[] Readme Mewaspadai segala bentuk aktivitas haram 1. Pemberian uang haram dan syubhat 2. Aktivitas maksiat 3. Pemberian makanan dan minuman haram Tubuh berasal dari makanan dan minuman haram akan disambar api neraka. (Al-Hadits) Semua perbuatan shalih atau maksiat sekecil apapun akan dibalas setimpal. Perbuatan shalih akan dibalas dengan surga. Perbuatan maksiat akan dibalas dengan neraka. (Al-Quran) PHK Karyawan IPTN Bandung : Kegagalan Sebuah Sistem Pemerintah telah melupakan nasib ribuan eks-karyawan IPTN Bandung menjadi korban PHK. Bahkan uang pesangon dijanjikan sampai detik ini belum semuanya dibayarkan. Pemerintah seakan melepas tanggung jawabnya, padahal mereka harus mengurusi persoalan rakyatnya. Aksi unjuk rasa massal untuk menuntut hak-hak karyawan pernah menjadi berita utama di berbagai media sehingga menjadi perhatian pemerintah. Namun, ketika media tidak meneruskan liputannya atas kasus ini, perhatian pemerintah pun hilang. Kasus ini seakan dikubur oleh pemerintah tanpa ada penyelesaian secara tuntas. Saat ini mereka hanya sibuk dengan urusan kampanye menjelang pemilu. Pemerintah gagal mengatasi PHK besar-besaran menimpa kaum buruh di seluruh negeri ini karena kegagalan fatal dalam memecahkan akar persoalannya. Persoalan kaum buruh sering terjadi pada negara-negara kapitalis dan variannya, di mana terjadi eksploitasi berlebihan terhadap kaum pekerja di samping kondisi ekonomi makro labil. PHK ini mirip dengan kejadian menimpa para karyawan dan buruh di IPTN Bandung hingga saat ini belum tuntas. Saat ini terjadi krisis ekonomi dunia sehingga berdampak buruk pada seluruh industri. Krisis tersebut menjadi faktor dituding banyak pihak terkait dengan banjir PHK menimpa kaum buruh. Ironisnya, pemerintah seakan menutup mata dan telinga. Mereka lebih mementingkan agenda kampanye dan pemilu legislatif daripada fokus menyelesaikan masalah rakyatnya sendiri. Hal ini menjadi bukti kegagalan sistem dipakai oleh pemerintah sejak negara mendeklarasikan kemerdekaannya hingga kini–yang ternyata terbukti palsu. Tapi, pemerintah tidak pernah menggunakan fungsi akal sehatnya. Kebijakan mereka selalu pragmatis sama sekali tidak menyentuh akar permasalahan bangsa ini. Mereka tunduk pada kekuatan asing jelas-jelas merupakan kaum penjajah. Para penjajah menggunakan mereka agar bisa leluasa melakukan eksploitasi terhadap sumber energi dan materi sebanyak-banyaknya demi profit dan keuntungan materi. Mereka selalu menipu rakyatnya sendiri dengan alasan dibuat-buat, misalnya dengan semangat nasionalisme dan konsep pembangunan. Semangat nasionalisme telah terbukti memecah kesatuan 1,5 milyar umat Islam sehingga tersekat-sekat ke dalam negara berdiri di atas semangat kebangsaan. Konsep pembangunan dijadikan alasan untuk mengeruk harta sebanyak-banyaknya dengan melakukan korupsi dan manipulasi. Konsep pembangunan menjadi pintu kaum penjajah untuk membiayai negara dengan investasi berupa hutang luar negeri. Hutang luar negeri ini menjerat negara sehingga dengan mudah dikendalikan dan dimanfaatkan mereka. Terbukti dengan adanya UU BHP, UU Minerba, UU PMA dan sejenisnya sangat merugikan rakyat di negeri ini. Bahkan, isi undang-undang tersebut memuluskan penjajah untuk mengeruk habis sumber energi dan mineral milik rakyat. Sistem ini telah gagal memajukan dan menyelamatkan bangsa. Bangsa ini tidak akan pernah berubah menuju perbaikan dan kemajuan jika tidak mengubah diri mereka sendiri. Bangsa ini melakukan kesalahan fatal ketika mencampakkan Islam dan mengambil nasionalisme. Bangsa ini melakukan kesalahan besar ketika tunduk kepada negara asing dan menjual aset kekayaan negara (baca: rakyat) kepada mereka. Bangsa ini semakin terbenam ketika sebagian kecil elit dan keluarganya mengorbankan sebagian besar rakyatnya sendiri–demi kekuasaan dan harta kekayaan sedikit jumlahnya. Bangsa ini terjebak dalam penjajahan model baru memaksakan sistem politik demokrasi-liberal dan sistem ekonomi kapitalistik semakin menambah angka kemiskinan di negeri ini. Bangsa ini ternyata menolak Syariah Islam dan meragukannya–walaupun mereka menerima sebagian kecil nilai Islam. Bangsa ini lebih memilih ajaran kufur kapitalisme, sosialisme dan derivatnya. Ingatlah ketika Rasul SAW pernah berkata kepada suku bangsa Quraisy, “Maukah kalian menyebutkan kalimat dengannya kalian akan menguasai seluruh dunia? Katakanlah! Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya!” Tapi apakah jawaban mereka? Mereka justru menolak seruan Muhammad SAW dan bahkan memerangi Islam. Akibatnya Allah menimpakan kehinaan dan kecelakaan kepada suku bangsa itu. Allah menegakkan Khilafah Islam di Madinah berhasil mengalahkan suku bangsa tersebut dan menghancurkan persekutuannya. Akhirnya, hampir seluruh bangsa di dunia saat itu–termasuk Romawi dan Persia–tunduk kepada Islam. Ketika suatu bangsa menolak seruan Islam, maka kehinaan terus menimpa mereka. Pada saat suatu bangsa memerangi seruan Islam dan kaum muslim, maka kecelakaan terus menimpa hidup mereka. Bangsa AS diadzab Allah karena memerangi Islam dan kaum muslim. Musibah alam, kecelakaan, kasus kriminal, krisis ekonomi dan krisis energi menimpa bangsa AS. Kapitalisme-lah menjadi penyebab kerusakan mereka. Penghambaan mereka kepada materi, harta, dan penghambaan kepada sesama manusia menyebabkan turunnya murka Allah atas mereka. Plonco : Ritual Iblis Demi membangun kekompakan, perploncoan dilakukan dengan brutal. Kenyataannya, aksi ini tidak lebih sebagai ajang balas dendam dilampiaskan dengan kejam. Aksi plonco adalah kekerasan diberi label aktivitas pendidikan. Istilah plonco bervariasi, misalnya OSPEK, OS Kampus, orientasi siswa, acara pengenalan kampus, dan sebagainya. Aksi plonco itu telah terbukti menelan korban jiwa. Kampus STPDN/IPDN, ITB, Unpad, ITS, dan institusi pendidikan lainnya menjadi tempat terjadinya aksi biadab tersebut. Para mahasiswa baru diteror habis-habisan oleh para seniornya. Mereka dipaksa mengikuti acara plonco. Jika menolak, ancaman pengucilan hingga teror fisik sering membayangi para mahasiswa junior. Para senior bertindak seperti kesetanan ketika membentak, memaki-maki, bahkan memukul, menendang dan menyiksa juniornya tanpa belas kasihan. Bahkan di sela-sela aksinya, para senior tertawa terbahak-bahak. Aksi plonco seakan menjadi ritual di sekolah dan kampus. Pengawasan pihak otoritas kampus ternyata lemah. Terbukti dengan jatuhnya korban di dalam aktivitas tersebut. Baru-baru ini, seorang mahasiswa baru ITB mati ketika mengikuti acara plonco di jurusannya. Aksi plonco adalah ritual iblis meminta korban manusia. Plonco adalah ajang untuk melampiaskan nafsu syaithan kepada manusia lemah. Hukuman dalam plonco sangat kejam. Pelanggaran ringan sekalipun dikenakan sanksi sangat berat. Pemberian sanksi sering menciptakan kekerasan fisik mengakibatkan kematian. Pukulan dan tendangan keras sering ditimpakan kepada para junior lemah tidak mampu melawan. Plonco ITB (Institut Teknologi Bandung) angkatan 1998 Kejadian ini terjadi di lapangan aula timur ITB pada 1998. Saya mahasiswa baru ITB di sebuah jurusan teknik cukup favorit. Acara plonco jurusan menjadi keharusan bagi mahasiswa baru. Saya terpaksa ikut acara itu. Suatu ketika, saya dihukum karena kesalahan tidak jelas. Bahkan saya tidak tahu kesalahan apa telah saya perbuat. Saya terdiam dan menahan marah ketika para senior memaki-maki saya dengan kata-kata kasar. Namun, saya tidak tahan lagi ketika mereka menyebut saya “anjing!”. Saya berteriak keras, “Saya manusia bukan anjing!”. Seorang senior tiba-tiba mencekik leher saya. Saya lawan. Saya membantingnya hingga terjadilah keributan. Para senior kira-kira berjumlah 20 orang mengepung saya. Saat itu saya berfikir ini akhir hidup saya. Tapi saya berniat–dengan berbekal ilmu bela diri saya kuasai–melawan dua puluh orang tersebut satu demi satu hingga saya mati. Tangan saya sudah mengepal dengan keras, dan otomatis kedudukan kaki saya siap siaga. Pada saat hampir terjadi perkelahian, pemimpin acara menghentikannya. Saya diberikan opsi; menyerah kepada senior atau pulang ke rumah. Saya memilih opsi kedua. Setelah dicaci-maki dengan ucapan kotor dan kasar, akhirnya saya berjalan pulang dengan dendam dan nafsu amarah masih membara. Karena kasus ini, studi saya di kampus jelas terganggu. Saya didrop-out dari ITB pada 2000. Situ Gintung : Tragedi Menyedihkan Lebih dari 70 tahun bendungan di Situ Gintung berdiri. Akhirnya pada hari Jumat, 27 Maret 2009 jam 2 dini hari, bendungan tersebut jebol sehingga menewaskan puluhan jiwa dan merobohkan bangunan penduduk. Dua hari sebelum kejadian, salah seorang penduduk melaporkan keadaan bendungan mulai rapuh. Namun, pemerintah tidak menghiraukan laporan dari penduduk. Mereka lambat bertindak akhirnya penduduk tidak sempat dievakuasi sehingga korban jiwa berjatuhan. Memang kejadian ini sudah menjadi ketetapan Allah, tetapi manusia wajib berusaha menghindari musibah. Pihak paling berwenang dan bertanggung jawab dalam hal ini adalah pemerintah. Ironisnya, pemerintah tidak tanggap mendengar keluhan masyarakat beberapa hari sebelum kejadian. Pemerintah tidak mau dipersalahkan. “Kita jangan menyalahkan siapa-siapa!” Statement ini keluar dari representatif pemerintah untuk media. Opini penyelamatan ‘muka’ ini terus dilontarkan di berbagai media, seakan-akan pemerintah berlepas diri. Seharusnya pemerintah mendengar dan bertindak ketika mendapat laporan dari penduduk agar kejadian ini tidak terulang di tempat lain. Bendungan serupa banyak ditemukan di berbagai tempat. ini harus dijaga oleh pemerintah. Negara ideologis di dunia saling bersaing satu sama lain. Kapitalisme dijalankan oleh Amerika Serikat, Inggris, Eropa barat dan sekutunya. Sosialisme diterapkan oleh China, Korea Utara, negara-negara di Eropa Timur dan Amerika Selatan–walaupun tidak penuh. Tetapi, tidak ada satu pun negara mengemban Islam secara sempurna. Negara-negara berpenduduk muslim ternyata menerapkan hukum sekuler atau kerajaan. Ikatan negara mereka adalah faktor kebangsaan–bukan Islam. Lebih dari 40 negeri-negeri muslim di dunia disekat-sekat oleh batas geografis imajiner. ini menyebabkan dunia Islam menjadi musykil untuk bersatu. Setelah runtuhnya Negara Islam pada 1924 M, umat Islam di seluruh dunia seperti gelandangan tidak memiliki rumah layak. Selama hampir 100 tahun, umat Islam terpaksa hidup di bedeng-bedeng pengungsian dan tempat tinggal darurat. Sementara itu, penguasa mereka adalah para pengkhianat umat berkomplot dengan para kapitalis penjajah atau para sosialis atheis. Sebuah keanehan sangat, ketika politisi di negeri kaum muslim beranggapan bahwa negara mereka sudah layak disebut negara Islam–hanya karena penduduk mayoritas negara tersebut adalah muslim. Padahal negara mereka menjalankan hukum sekuler warisan negara penjajah. Konstitusi negara mereka mengadopsi hukum sekuler. Untuk menipu umat Islam, mereka terkadang menggunakan istilah bersumber dari tsaqafah Islam seakan-akan konstitusi ini islami. Mereka mencampurkan Islam dengan kekufuran. Mereka mengacaukan penafsiran Quran dengan bible. Mereka memaksakan nilai-nilai barat liberal terhadap Islam. Mereka bisa saja mengklaim bahwa merekalah mendukung Islam, tetapi sebenarnya merekalah mencampakkan nilai Islam. Hampir 100 tahun Islam eksis tanpa sebuah negara. Ada suatu negeri kaum muslim mengklaim bahwa konstitusi negaranya sudah final. Bahkan mereka menganggap negerinya layak disebut negara Islam, padahal konstitusi digunakan adalah hukum kufur sekuler. Atas nama kebangsaan, mereka mengikat penduduknya di dalam negara. Atas nama kebangsaan, mereka menjalankan roda pemerintahannya. Mereka membuat konstitusi sekuler dijadikan kedok untuk melegitimasi perampokan harta milik umat. Mereka membuat konsitusi sekuler melegalkan penjajahan atas nama umat. Mereka menggunakan demokrasi untuk memuluskan jalan bagi para penjajah untuk menghisap darah umat. Kini, gerakan Islam ideologis telah meraih dukungan umat Islam di seluruh dunia. Gerakan ini bekerja di lebih dari 40 negara. Kesadaran umat Islam untuk menuntut penerapan Syariah Islam secara kaffah dan penegakan Khilafah menjadi opini terus membesar di tengah-tengah masyarakat. Berbagai ujian telah dilewati sehingga–dengan izin Allah–gerakan ini konsisten berjalan di atas fikrah dan thariqahnya hingga menuju kemenangan Allah janjikan. Allah telah berjanji akan memberikan kekuasaan dunia kepada hamba-hamba bertaqwa kepada-Nya. Allah telah berjanji akan mewujudkan Negara Islam berada di atas jalan kenabian untuk kedua kalinya. Janji Allah pasti banar dan pasti ditepati jika kita sebagai umat Islam senantiasa bertaqwa kepada-Nya. Khilafah ini akan menumpas penjajahan hingga ke akar-akarnya. Khilafah ini akan memberangus ideologi kekufuran dan kemunafikan. Khilafah ini akan menumpas segala bentuk kezhaliman dan penindasan. Khilafah ini menjalankan dakwah untuk menghinakan kekufuran. Khilafah ini akan melancarkan jihad, apabila dakwah mendapat rintangan berarti. Imam Ghazali memberi kita nasihat melalui kitabnya masyhur; Ihya Ulumuddin. Hendaknya menyedikitkan bicara maksiat tak berguna. Hendaknya memperbanyak dzikir serta tilawah Quran. Hendaknya menyedikitkan tidur dan perbuatan sia-sia. Hendaknya memperbanyak tahajjud. Hendaknya menyedikitkan angan-angan kosong. Hendaknya memperbanyak tangisan karena teringat dosa. Manusia bebas melakukan kehendaknya, tetapi ia tidak akan pernah lolos dari pengadilan Allah di akhirat kelak. Tips Bisnis -Cari jarang ada di masyarakat tapi dibutuhin banget ama mereka…(syarat utama : halal) -Cari usaha di bidang belum umum, peluang sukses lebih besar (syarat utama : halal) -Cari cara bisnis belum umum (tapi kudu tetep syar’i) Itu aja dulu bro… Jangan banyak-banyak dulu, krn yg penting KERJA NYATA bukan hanya banyak membaca Thx bro Best regards… Outsourcing: Definisi, Fakta, dan Solusi Outsourcing menjadi trend dunia usaha setelah badai krisis ekonomi 1997. Perusahaan berlomba-lomba untuk memangkas biaya produksinya dengan berbagai macam cara. Salah satu diantaranya adalah dengan membuat trend baru, yakni outsourcing. Outsourcing didefinisikan sebagai pemindahan urusan/penanganan pekerjaan di perusahaan kepada perusahaan lain menjadi spesialis di bidang itu. Misalnya, bidang elektronika, informatika, telekomunikasi, dan semisalnya. Outsourcing bisa didefinisikan juga sebagai tender perusahaan kepada perusahaan lain untuk mengerjakan proyeknya. Fakta mengenai outsourcing dapat ditemui pada dunia perbankan misalnya. Di mana perbankan menyerahkan urusannya kepada vendor/pelaku outsourcing dengan perjanjian dalam masa tertentu. Urusannya ini biasanya terkait dengan dunia informatika dan telekomunikasi menjadi sangat penting peranannya dalam dunia perbankan modern pasca revolusi telekomunikasi dan informasi di akhir abad 20 M. Fakta terkini menunjukkan pada publik, bahwa outsourcing tidak selamanya dapat memangkas biaya operasional dan meningkatkan performa perusahaannya. Tetapi sebaliknya jika terjadi praktek kecurangan, korupsi dan kolusi antara vendor dan perusahaan, akan berakibat pada jatuhnya performa perusahaan dan membengkaknya biaya operasional/biaya produksi. Banyak perusahaan (bekas milik negara) berlokasi di daerah-daerah, menggunakan trend baru ini. Tetapi, performa perusahaan tidak naik secara signifikan. Terjadi kecurangan-kecurangan pada praktek tender, di mana pemenang tender telah diatur–yang tidak lain adalah praktik kolusi dan nepotisme–sehingga kualitas pemenang tender jatuh menjadi tidak berkualitas sama sekali. Atau paling sedikit mereduksi kualitas pemenang tender. Satu hal ironi, mereka mengklaim jika fihak kolusinya dilibatkan akan mengurangi resiko keamanan–seperti pencurian uang, kejahatan hacker, dan semisalnya–tetapi di sisi lain melibatkan sanak saudara tidak mampu menangani urusannya akibat praktik kolusi dan nepotisme. Bahkan telah menjadi rahasia umum bahwa korupsi, kolusi dan nepotisme marak terjadi di perusahaan-perusahaan milik negera dan umum. Hal tersebut telah dianggap biasa. Hal ini sengaja dibiarkan oleh aparat pemerintah ikut terlibat di dalamnya. Aparat pemerintah ini tunduk kepada instruksi atasannya yakni para penguasa sekuler menjadi antek para penjajah. Para penjajah dengan sengaja membiarkan dan bahkan memelihara praktek kecurangan ini, agar umat Islam menjadi mayoritas penduduk di negeri ini tidak akan pernah meraih kemajuan. Adapun pembentukan badan/komisi pengawasan korupsi atau apalah namanya tidak didesain untuk membasmi korupsi secara total, tetapi mereka memilah dan memilih kasus dengan seenaknya. Artinya, komisi ini tidak lain adalah rekayasa intelejen penjajah juga untuk menutupi bentuk kecurangan, korupsi dan perampokan terhadap sejumlah besar kekayaan milik umat Islam. Faktanya pelaku kasus BLBI (Biaya Likuiditas Bank Indonesia)–yang berjumlah ratusan triliun rupiah–tidak pernah selesai. terjadi hanyalah sandiwara murahan menampilkan aksi penangkapan para koruptor, padahal pelaku korupsi sebenarnya bebas beraksi dengan sebebas-bebasnya. Bahkan media massa dapat dibeli oleh mereka agar meredam opini BLBI dengan berbagai macam cara, yaitu pengalihan isu, dan pembohongan publik. Penulis tidak melihat satu pun kebaikan pada praktik outsourcing, selain memberikan kesempatan kepada pihak tertentu agar bisa memanipulasi tender sehingga bisa mendapatkannya sebanyak mungkin. Praktik ini jelas mematikan potensi perusahaan-perusahaan lain, di mana perusahaan berusaha keras untuk maju dan berkembang, tetapi mereka tidak mendapat kesempatan itu secara adil. Mengapa perusahaan-perusahaan tersebut mengelola proyeknya secara mandiri tanpa ada campur tangan berlebihan dari perusahaan lain? Mengapa perusahaan tidak fair terhadap pengelolaan tender? Jawabannya adalah karena sistem aturan diberlakukan di negeri ini berasakan ideologi lemah mengacu pada sekulerisme. Sekulerisme memisahkan Islam dari kehidupan, akibatnya Islam dicampakkan ketika berhadapan dengan masalah tender. Akibatnya Islam dianggap tidak layak mengatur ekonomi dan politik. Akibatnya Islam hanya mengatur masalah shalat, ibadah ritual, dan nikah. Tidak lebih dari itu. Sekulerisme bertanggung jawab pada maraknya kasus korupsi dan kolusi. Karena sekulerisme meniadakan peranan Islam dalam kehidupan. Akibatnya manusia bisa percaya kepada Tuhan Pencipta manusia dan alam semesta, tetapi menolak aturan diwajibkan oleh Tuhan kepada setiap manusia. Banyak agama mengklaim dirinya bersumber dari Tuhan, tetapi semua itu dapat dibantah dengan jawaban sederhana, yaitu karena mereka tidak dapat memberikan bukti akurat dan rasional. Adapun Yahudi dan Nasrani mengkliam mereka masing-masing adalah agama dan aturan hidup benar, tetapi semunya dapat dibantah dengan Al-Quran menjadi bukti terhadap kejahatan mereka–para pendeta Yahudi dan Nasrani–yang mengubah, menambah dan mengurangi ayat-ayat di dalam kitab sucinya sendiri, karena dorongan nafsu syahwat mereka. Hanyalah Islam, satu-satunya aturan hidup lengkap dan sempurna. Hanyalah Islam menjamin kesucian ajarannya bersumber pada Al-Quran dan Sunnah. Al-Quran satu-satunya kitab suci bersih dari pemalsuan ayat. Sunnah dipelihara oleh ulama-ulama konsisten menghapus hadits-hadits palsu dan semisalnya–karena hasil perbuatan yahudi dan nasrani–sehingga hadits Rasulullah dapat terpelihara dan terjamin kesuciannya. Penafsiran tehadap Al-Quran dan Sunnah dijaga dan dipelihara oleh ulama-ulama istiqamah memegang teguh Islam. Islam bukan hanya agama ritual, tetapi sebuah ideologi membebaskan manusia dari penjajahan menuju pembebasan sejati. Pembebasan sejati ini adalah membebaskan penghambaan manusia kepada selain Allah, menuju penghambaan hanya kepada Allah swt. Allah swt. adalah Dzat pencipta manusia dan alam semesta menurunkan taurat, zabur, dan injil. Karena perbuatan jahat Yahudi dan Nasrani dengan mengubah ayat-ayat dalam kitab sucinya sendiri, maka Allah swt menurunkan Al-Quran kepada Nabi dan Rasul terakhir, yakni Nabi Muhammad swt. Tidak ada Nabi atau Rasul atau keduanya setelah Muhammad saw. Al-Quran diturunkan Allah–dengan kehendak-Nya–menggunakan bahasa Arab fushah/resmi. Bahasa Arab fushah ini ternyata jarang dipergunakan oleh orang Arab sendiri. Bahasa Arab ini adalah bahasa pemersatu umat Islam menjadikan umat Islam menjadi mulia. Jadi jelaslah bahwa dengan menerapkan Islam, tidak akan tercipta kesulitan akibat rumitnya sistem perbankan dan outsourcing, karena Islam menghapus segala bentuk riba/bunga selama ini dijalankan oleh perusahaan perbankan konvensional dan perbankan syariah. Islam akan menjamin kemakmuran merata bagi setiap manusia dengan mencegah berkumpulnya modal pada satu pihak tertentu, serta mendistribusikannya dengan adil. Satu Dekade Orde Reformasi adalah Kehancuran Negara hingga Remuk Pengkhianatan Para Penguasa Arab dan Negeri-Negeri Kaum Muslimin adalah Pengkhianatan Sangat Menyakitkan bagi Umat Islam di Seluruh Dunia! 1. Pengkhianatan Penguasa Arab Saudi Ibnu saud adalah pengkhianat terbesar terhadap umat Islam. Ibnu saud bersekongkol dengan yahudi (laknatullah alaihim) untuk melakukan pemberontakan (bughot) terhadap pemerintahan sah–yakni Khilafah Utsmaniyyah–sehingga menimbulkan kekacauan dan kebingungan melanda umat Islam. Faisal ibnu saud–si pengkhianat–adalah putra kandung ibnu saud erat hubungannya dengan tokoh yahudi–ben ghurion–sehingga memungkinkan faisal mendapat bantuan uang dan senjata untuk memberontak. Abdullah adalah saudara kandung faisal ikut bahu membahu dengan yahudi. Mereka berdua berkomplot dengan yahudi, untuk melakukan tindakan separatis. ibnu saud bertanggung jawab atas runtuhnya khilafah pada 1924 M dan jatuhnya palestina ke tangan inggris, yahudi dan sekutunya sehingga berdiri negara ilegal zionis israel. Ibnu saud terus bercokol di wilayah Hijaz Arab dengan sokongan senjata AS dan sekutunya. Ibnu saud menangkap dan membunuh para ulama menyerukan Islam dengan haq. Rezim ini membelenggu pers sehingga semua informasi masuk ke wilayah kerajaan saudi dikendalikan secara penuh. Rezim zhalim ini berkomplot dengan negara-negara penjajah seperti AS, inggris, israel dan sekutunya untuk mengeruk habis asset kekayaan umat Islam, menciptakan pembodohan dan pemiskinan, serta membantai, membunuh, mencaplok, dan menjajah umat Islam di Palestina hingga detik ini. 2. Pengkhianatan Penguasa Mesir Anwar sadat mulai menduduki tahta setalah melakukan kudeta atas kesultanan Mesir. Anwar sadat adalah antek inggris membantu berbagai macam makar inggris dan yahudi untuk menghapuskan Khilafah Utsmaniyyah. Anwar sadat adalah alat inggris digunakan untuk memata-matai tindakan Khilafah. Anwar sadat bertanggung jawab atas pembunuhan Hassan Al-Banna; seorang ulama konsisten menyuarakan tegaknya Syariah Islam. Anwar sadat adalah pengkhianat umat Islam akhirnya mati terbunuh di saat kudeta dilakukan gamal abdul nasser. Tetapi, gamal abdul nasser naik tahta dengan bantuan Amerika Serikat dan sekutunya. gamal abdul nasser adalah antek AS untuk menciptakan pemerintahan sekuler di mesir, sekaligus mengubur Islam. Penangkapan terhadap aktivis Islam di Mesir banyak dilakukan oleh rezim ini. Setelah rezim ini berlalu, muncullah husni mubarak tidak lain adalah antek AS dan sekutunya. Rezim ini melanggengkan sikap represif pemerintah terhadap para aktivis Islam ikhlas menyuarakan tegaknya Syariah Islam. 3. Pengkhianatan Penguasa Jordania Raja Jordan adalah antek inggris dekat hubungannya dengan seorang tokoh yahudi; ben ghurion. Raja Jordan ini bertanggung jawab atas runtuhnya Khilafah Utsmaniyyah, dan terjajahnya umat Islam di Palestina. Umat Islam di Palestina mengalami penderitaan luar biasa pedihnya, ketika rumah mereka diratakan dengan tanah, anak perempuan mereka diperkosa tentara zionis israel, saudara laki-laki mereka dibunuh dengan sadis, ayah dan ibu mereka dibantai di depan matanya sendiri. Raja Jordan ternyata berkomplot dengan yahudi dengan memberikan sebagian wilayahnya kepada israel–yakni transjordan–sehingga israel dengan leluasa membunuhi umat satu demi satu. Pengkhianatan ini terus berlangsung hingga detik ini, di mana penguasa Jordan bersikap represif terhadap para aktivis Islam. 4. Pengkhianatan Penguasa Palestina Palestina menjadi daerah penuh dengan konflik bersenjata akibat aksi brutal tentara zionis israel. Wilayah Palestina–termasuk kompleks masjid Al-Aqsha–dicaplok oleh israel secara bertahap. Setiap tahapannya dimulai dengan agresi militer terhadap penduduk sipil dengan alasan memerangi milisi perlawanan. Kemudian aksi ini diakhiri dengan gencatan senjata dibuat oleh PBB. Daerah-daerah direbut israel kemudian PBB berikan kepada israel. Lalu agresi militer dilakukan kembali, diakhiri oleh gencatan senjata–hakikatnya adalah legalisasi pencaplokan wilayah–yang menguntungkan israel. Tahapan ini terus berulang menjadi sebuah aktivitas terpola. Pola ini menunjukkan dengan jelas kejahatan licik zionis israel dan sekutunya. Berbagai cara dilakukan untuk menipu umat Islam, diantaranya dengan membentuk PLO untuk berkompromi dengan israel. Umat Islam di Palestina segera sadar atas penipuan ini dan mereka lebih mendukung kepada partai HAMAS menyerukan perlawanan kepada israel. Fatth dibuat untuk menjadi rival HAMAS, tetapi gagal karena umat Islam Palestina tetap mendukung HAMAS. Kejahatan Fattah terbongkar ketika pimpinan mereka berkompromi dengan israel. Hal ini membuat umat Islam Palestina tetap mendukung HAMAS. Konflik bersenjata ini terus berlangsung hingga detik ini menunjukkan fakta dengan jelas, bahwa terus terjadi aksi kejahatan israel, AS dan sekutunya, serta pengkhianatan para penguasa arab kepada umat Islam. 5. Pengkhianatan Penguasa Syria Penguasa Syria tidak lain adalah antek inggris dan sekutunya, dengan licik membuat makar untuk meruntuhkan Khilafah Utsmaniyyah. Lalu Khilafah ini pun runtuh. Penguasa Syria baru bertindak zhalim dengan menangkapi dan membunuh para aktivis Islam. Bahkan rezim ini melarang penduduknya melakukan ibadah shalat. Penguasa Syria adalah antek AS dan sekutunya berkhianat kepada umat Islam dengan sikapnya terhadap masalah Palestina hingga saat ini. 6. Pengkhianatan Penguasa Iraq Setelah runtuhnya Khilafah Islamiyyah, maka Iraq dikuasai penguasa sosialis. Penguasa Iraq adalah pengkhianat umat Islam memaksakan sosialisme kepada umat Islam. Partai Baats adalah partai sosialis mengantarkan saddam hussein berkuasa di Iraq. Banyak pembantaian dan pembunuhan dilakukan rezim ini terhadap para aktivis Islam kosisten menyuarakan tegaknya Syariah Islam. Dan tragedi ini terus berlangsung hingga puluhan tahun. Setelah agresi militer AS dan sekutunya atas Iraq apda awal abad 21 M, wilayah Iraq diserahkan kepada negara boneka demokratis dikendalikan secara penuh oleh AS dan sekutunya. Tetapi perlawanan umat Islam di Iraq hingga saat ini terus berlangsung. Umat Islam memilih berperang gerilya, dan menanam ranjau-ranjau mematikan pasukan temtara setan AS dan sekutunya. Tentara AS menyerang Iraq demi perang melawan terorisme sejatiya adalah perang melawan umat Islam. Tentara setan AS menyiksa dengan sangat keji dan membunuh para tawanan perangnya di Abu Ghuraib dan Guantanamo. Tentara setan AS dan sekutunya dengan sengaja menginjak-injak Al-Quran dan membuangnya ke dalam kloset. 7. Pengkhianatan Penguasa Iran Setelah runtuhnya Khilafah Islamiyyah, Iran dikuasai kerajaan otoriter menjadi antek inggris. Kemudian kerajaan rezim Pahlevi–antek inggris–ini dijatuhkan oleh gerakan umat Islam di Iran mengangkat penguasa baru mereka yaitu Ayatollah Khomeini dengan revolusi Islam Irannya sangat fenomenal. Tetapi intelejen AS dan sekutunya berhasil menyimpangkan arah perjuangan umat Islam di Iran ini sehingga bentuk pemerintahannya adalah republik sekuler. Pengkhianatan ini tersembunyi dengan rapih dengan sikap para penguasa Iran–seperti Ahmadinejad–yang seolah-olah anti AS dan israel, tetapi sebenarnya mereka sejalan dengan AS dan sekutunya dengan menerapkan sistem republik sekuler direstui oleh AS dan sekutunya. Pengkhianatan mererka ditunjukkan oleh sikap pemerintahnya terhadap masalah Palestina. Pengkhianatan ini tertutup dengan rapi sehingga tidak terlihat, namun bau busuknya tetap menusuk hidung. 8. Pengkhianatan Penguasa Afghanistan Pengkhianatan penguasa Afghanistan terjadi ketika mereka mau berkompromi dengan AS dan sekutunya, melalui si pengkhianat Qurezhei. Penguasa ini mengaku dirinya boneka AS–dalam sebuah pidato resmi–hingga membauat muak umat Islam di seluruh dunia. Penguasa boneka ini menjadi duri dalam tubuh umat Islam. Para pejuang Islam terpaksa mengungsi ke wilayah pedalaman terus melakukan aksi perlawanan dipimpin oleh tokoh fenomenal Usamah bin Ladin. Usamah bin ladin tetap konsisten melakukan aksi perlawanan terhadap pendudukan AS dan sekutunya. SOLUSI TOTAL Aksi-aksi perlawanan militer adalah sebuah solusi, karena Islam mewajibkan Jihad fi sabilillah kepada setiap umat Islam untuk melawan serbuan tentara kafir dan munafik di tempat kaum muslimin itu berada. Tetapi harus diingat bahwa jihad–dalam konteks perang fisik–baru dilakukan secara masif oleh Rasulullah Muhammad saw setelah beliau berhasil mendirikan satu Negara Khilafah Islamiyyah mewajibkan setiap muslim berbai’at kepada beliau. Dengan berjalannya waktu, Khilafah Islamiyyah ini ternyata telah runtuh pada 1924 M karena makar Inggris, yahudi dan sekutunya. Maka dari itu, upaya penegakkan Khilafah menjadi wajib bagi setiap umat Islam/kaum muslimin. Satu-satunya organisasi konsisten menyerukan tegaknya Khilafah adalah Hizbut Tahrir. Tidak ada alasan kecuali bergerak bersama-sama Hizbut Tahrir; sebuah partai politik Islam konsisten menjadikan Islam sebagai satu-satunya ideologi. Hizbut Tahrir menyerukan umat Islam di seluruh dunia–termasuk Indonesia–untuk mencampakkan ideologi kufur kapitalisme, sosialisme, nasionalisme dan sejenisnya serta menggantinya dengan Islam sebagai satu-satunya ideologi dan faktor pemersatu. Hizbut Tahrir bersama-sama 1,5 milyar umat Islam di seluruh dunia akan menegakkan Khilafah di atas jalan kenabian dijanjikan Allah swt. melalui Rasulullah Muhammad saw. kepada setiap kaum muslimin. Khilafah ini membebaskan umat Islam dari segala bentuk penjahahan menuju pembebasan membebaskan umat Islam dan umat manusia seluruhnya, dari penghambaan manusia kepada sesama manusia menuju penghambaan hanya kepada Allah. Tidak ada jalan lain kecuali bergabung bersama-sama Hizbut Tahrir dengan mengikuti pembinaannya secara sungguh-sungguh dan istiqamah. Insya Allah, dalam waktu dekat ini, Allah akan menurunkan pertolongan-Nya dengan segera menegakkan Khilafah di atas jalan kenabian. Khilafah ini akan menggulingkan para penguasa arab pengkhianat umat Islam. Khilafah ini akan menggulingkan para penguasa negeri-negeri kaum muslimin pengkhianat umat Islam. Khilafah ini menjadi solusi total dan menyeluruh untuk menyelesaikan permasalahan umat manusia di Indonesia, Malaysia, Brunei, Palestina, Mesir, Arab, Iraq, Iran, Afghanistan, dan di seluruh dunia. TEGAKKAN KHILAFAH ! ALLAHU AKBAR !. Ternyata Jumlah Tiada Berarti Umat Islam di Indonesia sekitar 85% dari total penduduk berjumlah kurang lebih 220 juta jiwa. Kita menjadi penduduk mayoritas, namun ironisnya kita dikuasai golongan minoritas. Buktinya umat mayoritas ini tidak berkuasa menerapkan hukum Islam di dalam ranah negara secara sempurna. Negara ini ternyata masih sekular menjalankan hukum kufur. Penguasa negara ini menolak hukum Islam dengan alasan dibuat-buat, yaitu bahwa hukum Islam menjadi ancaman pecahnya persatuan dan kesatuan republik ini. Perda-perda syariah memang memberikan harapan kepada umat, namun selama hukum dan aturan kufur masih diterapkan pemerintah pusat, maka perda syariah ini justru menambah rumitnya permasalahan umat. Jumlah besar ini ternyata tiada berarti. Satu milyar umat Islam di seluruh dunia tidak mampu menghapus kejahatan zionisme berpenduduk kurang dari sepuluh juta saja. Milisi Hizbulllah, HAMAS, dan para mujahidin jumlahnya kecil (ratusan orang) hanya dapat menahan laju serbuan tentara zionis, tetapi tidak mampu membuat satupun serangan bisa menghancurkan israel dan zionisme hingga ke akar-akarnya. Tentara zionis masih leluasa membunuh umat Islam satu demi satu. Tentara zionis sambil tertawa-tawa memperkosa banyak muslimah, lalu membunuhnya kalau sudah puas. Zionis menyerbu umat ini dengan senjata illegal mengerikan dan membuat cacat setiap korban seumur hidupnya. Fakta ini jelas terlihat, namun zionis tetap saja membantah kejahatannya dengan bersembunyi di balik isu perang melawan terorisme dibackup penuh oleh negara iblis Amerika Serikat. Semua orang pasti mati. Tidak ada seorang pun tahu kapan kematiannya datang. Itu adalah rahasia Allah. Manusia hanya diwajibkan untuk mempersiapkan kematiannya dengan mengerjakan semua perintah Allah dan meninggalkan semua larangan-Nya. Tidak ada bisa menjamin seseorang bisa hidup sampai usia tua. Artinya, pemuda, remaja, anak kecil, bahkan bayi dan janin sekalipun tidak ada luput dari kematian. Keponakan saya meninggal dunia karena penyakit osteo-sarkoma di saat usianya masih 20 tahun. Tetapi saat ini, anak-anak muda sering menganggap diri mereka jauh dari kematian. Mereka berpikir masa muda saatnya bersenang-senang sepuasnya. Kapan lagi? mumpung masih muda. Urusan agama (baca:Islam) nanti sajalah kalau sudah tua. Mereka menganggap Islam adalah sekedar agama berisi omong kosong. ini sebuah sindrom menggerus generasi muda Islam sehingga mereka jauh dari Islam dan kemuliaannya. ini sebuah sindrom membuat dunia menjadi tidak nyaman dan penuh dengan kriminal. ini kondisi sengaja diciptakan kaum freemasonry dan zionis untuk berkuasa di atas kehancuran Islam dan kaum muslim. ini sindrom menghambat kebangkitan Islam di mana para pemuda Islam terkuras energinya untuk berjuang keras melawan derasnya arus liberalisasi. Sindrom ini saya sebut post-modern stupidity. ini suatu kondisi tengah terjadi saat ini di negeri-negeri kaum muslim. Sungguh saat ini para zionis tengah menjalankan strategi perang baru menyerang mental pemuda Islam melalui pemikiran, musik, busana, kesenangan, hiburan, sex, narkoba, harta, kekuasaan dan berbagai macam cara menjauhkan pemuda Islam dari ajaran Islam sesungguhnya. ini strategi utama zionis nampaknya berhasil di negeri ini, di mana kebodohan dan kemiskinan merajalela. ini tengah terjadi di negeri ini, di mana konsentrasi umat Islam menjadi terpecah. Zionis membuat makar jahat untuk menghancurkan Islam dan kaum muslim. Tetapi mereka tidak mengetahui bahwa Allah juga tengah membuat makar untuk membinasakan mereka (kaum zionis, kafir dan munafik) di dunia dan akhirat dengan menyediakan neraka jahannam dan siksaan sangat pedih untuk mereka karena amal jahat mereka sendiri. Allah telah berkata bahwa Dia-lah akan menggagalkan makar busuk kaum freemasonry dan zionis. Dia-lah sengaja mengulur waktu dan memberikan kemenangan, kejayaan, kekayaan dan kekuatan kepada kaum freemasonry dan zionis semuanya kufar dan munafik–agar mereka terlena dalam dosa mereka. Allah sengaja membiarkan mereka agar semakin berat dosa mereka dan semakin pedih siksaan akan ditimpakan kepada mereka. Allah telah berjanji akan memberikan kekuasaan kepada hamba pilihan-Nya bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa. Allah telah berjanji akan menegakkan Khilafah di atas jalan kenabian akan menjunjung tinggi Islam dan menghinakan kekufuran. Allah akan memberikan kemenangan kepada umat Islam jika mereka bersedia patuh dan tunduk kepada hukum-Nya dengan memurnikan tauhid kepada-Nya dan mendakwahkan Islam dan Khilafah ke seluruh dunia. Allah telah berjanji akan membalaskan kejahatan kaum zionis kufur terkutuk, menghinakan mereka di dunia dan akhirat selamanya. Hanya satu kata : LAWAN ! Hanya satu solusi : KHILAFAH ! Hanya satu teriakan : ALLAHU AKBAR ! Kerusakan masyarakat telah mencapai titik terendah. Kemerosotan moral sudah dianggap biasa. Kejahatan telah meluas di semua tempat. Kriminal menjadi komoditas digunakan media untuk meraih profit sebanyak mungkin. Saat ini, di awal abad ke-21 adalah masa paling kelam di sepanjang sejarah Islam. Today is the darkest age of Islamic history. Umat Islam hidup seperti gelandangan tanpa adanya Daulah Islam. Runtuhnya daulah terjadi pada awal abad ke-20 direkayasa oleh zionis yahudi dan sekutunya. Berbagai usaha kaum muslim untuk menegakkan kembali daulah selalu kandas. Kita terperangkap ke dalam negara-negara kebangsaan (nation state). Tanpa adanya Daulah Islam, kerusakan dan kehancuran menimpa masyarakat Islam. Fakta menunjukkan bahwa daulah mampu menekan kriminal hingga hampir 0%. Tanpa daulah, kriminal meningkat drastis. Fakta menunjukkan bahwa kondisi negeri republik ini sungguh mengerikan, di mana angka kriminal terus meningkat (Data Bareskrim Polri 2008). Hampir setiap hari kita disuguhi tayangan kriminal. Setiap hari kita menyaksikan langsung aksi kejahatan di berbagai media. Setiap saat kita berinteraksi dengan lingkungan rusak memicu tindak kriminal. Negara sekular dalam rekam jejaknya membuktikan kepada masyarakat bahwa sistem ini memicu kejahatan sehingga seluruh dunia menjadi lingkungan tidak aman. Pertolongan Khilafah Islam Dibalas Belanda Kafir dengan Pengkhianatan Sejarah Belanda Fakta di dalam sejarah membuktikan bahwa bangsa Belanda berada di bawah penjajahan Spanyol selama ratusan tahun. Bangsa Belanda ternyata memohon bantuan kepada Khilafah Utsmaniyyah pada abad ke-16 M untuk melawan Kerajaan Spanyol. Belanda ternyata berhasil memenangkan pertempurannya melawan Spanyol dengan pertolongan angkatan laut Khilafah Islam Utsmaniyyah. Setelah maraih kemerdekaannya, Kerajaan Belanda membuka hubungan dagang dengan Khilafah selama ratusan tahun lamanya. Para pangeran dan putri kerajaan Belanda belajar ilmu pengetahuan ke universitas ternama di Istambul–ibukota Khilafah. Beberapa bangsawan Belanda akhirnya memeluk Islam. Belanda membuka Universitas Leiden di negeri mereka sendiri untuk memperdalam ilmu Islam, bahasa Arab dan ilmu pengetahuan. Pengkhianatan Belanda kepada Daulah Islam Belanda Kafir ternyata menggunakan ilmu tersebut untuk mengkhianati Islam. Belanda mulai menyerang wilayah Khilafah di kepulauan India-Pasifik–yang kini disebut Nusantara di awal abad ke-17 M. Belanda mendapatkan perlawanan keras dari kaum muslim setempat, terutama kaum ulama, bangsawan dan tentara. Belanda menggunakan cara licik disebut divide et impera (pecah belah dan kuasai). Terjadi perpecahan antara kaum ulama dan bangsawan. Belanda menggunakan kaum orientalis faham ajaran Islam untuk menghancurkan Islam dan melemahkan perlawanan ulama dan mujahidin. Akhirnya Belanda menggunakan taktik sekularisme yakni pemisahan aturan Islam dari ranah politik. Penjajahan Belanda terhadap umat Islam di Nusantara Akhirnya pada abad ke-17, wilayah Nusantara hampir seluruhnya dijajah oleh kolonialis Belanda. Di dalam mempertahankan penjajahannya, Belanda menghapus lembaga peradilan Islam dan menggantikannya dengan pengadilan sekular menerapkan hukum Belanda. Kaum ulama diasingkan ke pedalaman dan dilarang keras menafsirkan Al-Quran. Belanda mengizinkan peribadatan di dalam ranah individu–misalnya shalat dan shaum–tetapi mereka melarang keras peribadatan di ranah masyarakat dan kenegaraan, misalnya dalam bidang muamalat, uqubat, kewajiban taat pada Daulah Islam dan kewajiban jihad fi sabilillah. Ulama dan mujahidin taat pada seluruh ajaran Islam disebut ekstremis. Belanda memelihara hukum adat setempat untuk dibenturkan dengan hukum Islam dan memecah belah kaum bangsawan dengan ulama. Strategi Belanda berhasil mengacak-acak umat Islam di Nusantara. Fakta historis tidak bisa memungkiri keberhasilan penjajahan Belanda eksis dari abad ke-17 hingga abad ke-20 M. Tetapi, perlawanan kaum ulama dan mujahidin tidak pernah berhenti sehingga kaum ulama dan mujahidin ini meraih kemuliaan atau kematian di jalan Allah. Fakta historis menunjukkan kepada kita bahwa perjuangan ulama dan mujahidin Islam di dalam membebaskan kaum muslim dari penjajahan kafir Belanda dan sekutunya untuk mencampakkan penjajahan mereka tidak pernah berhenti. Jelaslah bahwa Belanda adalah negara tidak tahu terima kasih. Mereka pernah dibantu oleh Khilafah Islam dan kaum muslim di dalam perang kemerdekaan mereka melawan penjajahan Spanyol. Tetapi setelah merdeka, Belanda ternyata mengkhianati Islam dan kaum muslim. Belanda merampok harta kekayaan kaum muslim di Nusantara. Belanda merusak hukum Islam dan mengacaukan pemahaman umat Islam. Sungguh, kebaikan Khilafah Islam berikan kepada Belanda, ternyata dibalas oleh Belanda dengan keburukan, pengkhianatan dan penjajahan terhadap umat Islam di Nusantara selama lebih dari 350 tahun. Para nasionalis mengklalim bangsa ini telah merdeka sejak 1945. Namun selama puluhan tahun hingga detik ini, penjajahan baru lebih licik tengah berlangsung di Nusantara. Kekayaan alam milik umat digasak habis negara-negara kapitalis atas nama demokrasi dan sekularisme. Umat dianggap sebagai sumber daya manusia berlimpah, dijadikan buruh berupah sangat rendah. Harga energi migas dan barang kebutuhan pokok melonjak tinggi hingga lebih dari 300%. Terjadi kesenjangan ekonomi mengerikan, di mana jumlah orang kaya semakin menciut tapi kekayaannya semakin menumpuk, sementara itu jumlah penduduk miskin dan di bawah garis kemiskinan semakin membengkak. Kaum menengah harus bekerja ekstra keras agar bisa bertahan hidup dengan layak. Kaum menengah ini berebut sisa-sisa porsi ekonomi jumlahnya kurang dari 20% saja. Penjajahan gaya baru ini telah berhasil mengelabui umat Islam–sebagai penduduk mayoritas–yang tertipu dengan jargon kemerdekaan palsu, padahal kondisi negara sebenarnya berada di dalam belenggu penjajahan itu. Kebangkitan Umat Islam Gerakan Islam bersama umat tidak akan pernah berhenti melawan penjajahan itu. Kita akan selalu membongkar makar jahat para penjajah, seperti Amerika dan sekutunya. Kita akan membuka kedok para pengkhianat Islam dan kaum muslim, seperti Raja Saudi, Presiden Mesir, dll. Kita akan selalu mengatakan kebenaran walaupun terasa pahit! Kita sangat yakin akan janji Allah, bahwa akan tegak Khilafah kedua setelah kehancurannya. Sekaranglah saatnya Khilafah pernah runtuh itu tegak kembali. Sekaranglah saatnya kita berjuang untuk mewujudkan janji Allah akan tegaknya Khilafah berjalan di atas jalan kenabian. Khilafah ini konsisten mengikuti jalan Nabi Muhammad SAW. Khilafah ini mengikuti jalan Khulafaurrasyiddin. Khilafah ini akan membebaskan umat manusia di seluruh dunia dari segala bentuk penghinaan dan penjajahan! ALLAHU AKBAR ! [AF] Kerusakan masyarakat telah mencapai titik terendah. Kemerosotan moral sudah dianggap biasa. Kejahatan telah meluas di semua tempat. Kriminal menjadi komoditas digunakan media untuk meraih profit sebanyak mungkin. Saat ini, di awal abad ke-21 adalah masa paling kelam di sepanjang sejarah Islam. Today is the darkest age of Islamic history. Umat Islam hidup seperti gelandangan tanpa adanya Daulah Islam. Runtuhnya daulah terjadi pada awal abad ke-20 direkayasa oleh zionis yahudi dan sekutunya. Berbagai usaha kaum muslim untuk menegakkan kembali daulah selalu kandas. Kita terperangkap ke dalam negara-negara kebangsaan (nation state). Tanpa adanya Daulah Islam, kerusakan dan kehancuran menimpa masyarakat Islam. Fakta menunjukkan bahwa daulah mampu menekan kriminal hingga hampir 0%. Tanpa daulah, kriminal meningkat drastis. Fakta menunjukkan bahwa kondisi negeri republik ini sungguh mengerikan, di mana angka kriminal terus meningkat (Data Bareskrim Polri 2008). Hampir setiap hari kita disuguhi tayangan kriminal. Setiap hari kita menyaksikan langsung aksi kejahatan di berbagai media. Setiap saat kita berinteraksi dengan lingkungan rusak memicu tindak kriminal. Negara sekular dalam rekam jejaknya membuktikan kepada masyarakat bahwa sistem ini memicu kejahatan sehingga seluruh dunia menjadi lingkungan tidak aman.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.